Getafe meraih kemenangan mengejutkan 1-0 atas Real Madrid di Santiago Bernabéu, meninggalkan tuan rumah tertinggal empat poin dari pemuncak Barcelona. Sepakan voli spektakuler Martin Satriano menjadi penentu pertandingan. Kedua tim berakhir dengan 10 pemain setelah kartu merah akhir.
Real Madrid menjamu Getafe dalam pertemuan krusial La Liga pada 2 Maret 2026, bertujuan untuk menipiskan jarak dengan Barcelona yang memimpin empat poin usai kekalahan 2-1 Madrid dari Osasuna pada 21 Februari. Kick-off pukul 20:00 GMT, tim Alvaro Arbeloa kehilangan pemain kunci Kylian Mbappé (cedera lutut) dan Jude Bellingham (otot paha belakang), serta Éder Militão, Raúl Asencio, dan Dani Ceballos. Susunan Real Madrid menampilkan Thibaut Courtois di gawang; Trent Alexander-Arnold, Antonio Rüdiger, David Alaba, dan Fran García di pertahanan; Federico Valverde, Arda Güler, Aurélien Tchouaméni, dan Thiago Pitarch di tengah; serta Brahim Díaz dan Vinícius Júnior di depan. Getafe, yang dipimpin José Bordalás dan unggul lima poin dari zona degradasi, memasang David Soria; José Ángel Carmona, Omar Romero, Florian Lejeune, dan Diego Rico di belakang; serta menyertakan Martin Satriano di serangan. Real Madrid mendominasi penguasaan bola 78% di babak pertama dan mencatatkan empat tembakan tepat sasaran, tapi kurang tajam tanpa Mbappé. Vinícius Júnior melewatkan peluang emas, ditepis Soria. Getafe, yang terakhir menang di Bernabéu sejak 2008 dan kalah di 18 dari 20 kunjungan sebelumnya, memanfaatkan bola longgar yang d volley Satriano melewati Courtois dari tepi kotak penalti tepat sebelum turun minum. Arbeloa melakukan tiga pergantian dalam 10 menit pertama babak kedua, termasuk menarik Alexander-Arnold, dan Real membaik dengan sundulan Rüdiger melebar serta peluang Rodrygo dan Dani Carvajal dari umpan silang yang gagal. Namun, mereka tak menyamakan skor. Di injury time, pengganti Franco Mastantuono mendapat kartu merah karena protes ke wasit Alejandro Muñiz Ruiz—kartu merah keenam Real di liga musim ini—sementara Adrián Liso dari Getafe diusir karena kartu kuning kedua akibat buang waktu. Hasil ini menandai kekalahan keempat Arbeloa dalam 12 laga dan mengangkat Getafe ke posisi 11. Secara historis, Real memenangi 16 laga liga kandang terakhir melawan Getafe. Penampilan mantap Soria menjadi kunci pertahanan tangguh Getafe.