JS Kabylie bermain imbang 0-0 melawan Al Ahly dalam pertandingan fase grup CAF Champions League mereka tetapi tersingkir dari kompetisi. Hasil di Stadion Hocine Aït Ahmed tidak cukup untuk menjaga harapan kualifikasi mereka tetap hidup, karena kemenangan AS FAR di tempat lain menyegel nasib mereka. Meskipun penampilan kuat dari tim tuan rumah, mereka tidak bisa menemukan terobosan.
Pertandingan antara JS Kabylie dan Al Ahly berlangsung pada hari Sabtu di Stadion Hocine Aït Ahmed di Tizi Ouzou, Aljazair, sebagai bagian dari pekan kelima fase grup CAF Champions League 2025-2026. Kick-off pukul 20:00 waktu setempat, dengan JS Kabylie membutuhkan kemenangan untuk menghidupkan kembali peluang tipis mereka maju. Sebelum pertandingan, pelatih Josef Zinnbauer mengakui tantangannya: „Benar peluang kami untuk lolos tipis, tapi lebih baik daripada tidak ada sama sekali.“ Ia menambahkan: „Kami melawan tim yang dalam beberapa tahun terakhir dianggap salah satu yang terbaik di Afrika dan memiliki pemain sangat berpengalaman.“ Pemain Hamidi tetap optimis: „Peluang kualifikasi kami masih hidup.“ JS Kabylie mengandalkan Merbah di gawang, bertahan dengan Hamidi, Madani, Belaïd, dan Mammeri, lini tengah Bott, Bada, Boudebouz, Akhrib, dan Messaoudi, serta Mahious di depan. Al Ahly, pemuncak grup dan juara bertahan, menurunkan Shoubeir; Hany, Yasser, Yassin, Koka; Attia, Dieng, Ben Romdhane; Bencherki, Trezeguet, Othman. Babak pertama berakhir 0-0, dengan JS Kabylie mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang. Pada menit ke-20, Mahious mengenai tiang gawang dengan tembakan menjanjikan, membuat penonton tuan rumah tersentak. Pertahanan Al Ahly bertahan kokoh, tapi mengalami kemunduran ketika pencetak gol terbanyak Trezeguet ambruk dan diganti karena cedera. Babak kedua tetap deadlock, berakhir imbang tanpa gol. Hasil ini membuat klasemen Grup B: Al Ahly 9 poin, AS FAR 8, Young Africans 5, JS Kabylie 3. Kemenangan 1-0 AS FAR atas Young Africans mengonfirmasi eliminasi JS Kabylie, karena mereka tak lagi bisa mencapai dua besar. Kedua tim memiliki rivalitas panjang, bertemu tujuh kali di kompetisi kontinental. JS Kabylie unggul tipis dengan tiga menang, dua imbang, dua kalah, mencetak 11 gol berbanding 9 Al Ahly. Pertemuan terakhir di fase grup dimenangkan Al Ahly 4-1 di Kairo.