Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas yang memutuskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berperan sebagai penyalur bansos dan offtaker hasil panen beras serta jagung.
Rapat tersebut berlangsung sekitar empat jam pada Rabu malam, 15 Juli 2026, di Istana Kepresidenan RI, Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan koperasi akan menyalurkan bantuan sosial dan barang subsidi, serta membeli hasil pertanian jika harga di bawah ketentuan pemerintah.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menambahkan bahwa 20 persen keuntungan koperasi akan menjadi Pendapatan Asli Desa, sementara 80 persen sisanya kembali ke masyarakat desa. Pemerintah desa akan bekerja sama dengan BUMDes untuk memaksimalkan potensi 75.266 desa.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan skema penyaluran bansos melalui koperasi akan diujicobakan pada Agustus 2026 di beberapa lokasi. Langkah ini sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi tersebut.