Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Rabu pukul 01.00.51 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 94 kilometer barat daya Pangandaran, dengan kedalaman 10 kilometer. Getaran dirasakan di beberapa daerah sekitar tanpa laporan kerusakan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa bumi tersebut berpusat pada koordinat 8,46 Lintang Selatan dan 108,11 Bujur Timur. Intensitas gempa mencapai III MMI di Pangandaran dan Tasikmalaya, yang berarti getaran dirasakan nyata di dalam rumah oleh banyak orang, terutama saat diam. Sensasi ini mirip dengan truk besar melintas atau benda berat jatuh, menyebabkan benda ringan yang digantung bergoyang, meskipun umumnya tidak menimbulkan kerusakan bangunan.
Di Garut, getaran terasa dengan skala II-III MMI, sementara di Ciamis dan Kabupaten Bandung, intensitasnya II MMI. Intensitas II MMI menunjukkan getaran yang lebih lemah, hanya dirasakan oleh sebagian orang di dalam ruangan sebagai sensasi ringan, tanpa dampak kerusakan.
Informasi ini berdasarkan data BMKG, yang tidak menyebutkan adanya korban jiwa atau kerusakan signifikan dari peristiwa ini. Gempa terjadi di wilayah Jawa Barat yang rentan terhadap aktivitas seismik karena letaknya di zona subduksi.