Seorang pria telah ditangkap setelah penusukan di Edinburgh, Skotlandia, yang menyebabkan dua orang dirawat di rumah sakit dengan luka tidak mengancam jiwa. Tersangka difoto tersenyum dari jendela selama konfrontasi polisi. Pihak berwenang menyatakan insiden tersebut tidak dianggap sebagai serangan teror.
Pada Senin, terjadi insiden penusukan di Edinburgh, Skotlandia, yang memicu respons polisi dan penangkapan tersangka pria. Dua individu—seorang pria dan seorang wanita—dibawa ke rumah sakit dengan luka tidak mengancam jiwa, termasuk luka tusuk yang tampak jelas. Saksi mata menggambarkan melihat tersangka berkeliaran di jalan dengan membawa dua pisau besar tak lama setelah insiden dimulai. Menurut laporan yang dibagikan kepada BBC News, dua pria melihat individu tersebut dengan pisau berlumur darah di luar toko. Tersangka kemudian dilaporkan berjalan menuju sebuah sekolah sebelum menuju ke gedung apartemen, di mana ia mengunci diri di dalam. Selama konfrontasi, seorang fotografer lokal bernama Alan Simpson mengambil gambar pria tersebut menjulur dari jendela dengan senyum lebar, sementara pejalan kaki berteriak dan polisi berkumpul di bawah. Foto tersebut, yang dilaporkan oleh Edinburgh Live, menunjukkan tersangka menatap ke jalan di tengah situasi tegang. Kepala Inspektur Scott Kennedy dari Police Scotland membahas kejadian tersebut, mengonfirmasi bahwa itu tidak dianggap sebagai insiden terkait teror. «Saya mengerti apa yang terjadi sangat mengkhawatirkan bagi komunitas setempat dan saya ingin meyakinkan masyarakat bahwa tidak ada risiko lebih luas yang sedang berlangsung,» kata Kennedy. Penangkapan dilakukan setelah konfrontasi, mengakhiri ancaman segera. Polisi belum merilis detail lebih lanjut tentang motif atau kondisi korban di luar laporan awal.