Wanita didakwa pembunuhan setelah menembak temannya di West Virginia

Claudia Torres, 19 tahun, menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat pertama setelah diduga menembak mati temannya, Austin Lamb, di Parkersburg, West Virginia. Laporan polisi menyebutkan insiden itu terjadi setelah pertengkaran dan klaim Torres bahwa Lamb mencoba meraba dirinya. Torres sendiri menelepon 911 untuk melaporkan penembakan itu.

Penembakan fatal itu terjadi pada malam 27 Februari 2024, di sebuah lingkungan di Parkersburg. Menurut dokumen pengadilan, Torres dan Lamb, 28 tahun, sebelumnya berada di sebuah bar bersama dua saksi. Dalam perjalanan pulang, keduanya bertengkar. Setelah kembali, Lamb memasuki rumah sementara Torres pergi ke truknya. Torres kemudian memasuki rumah dan menembak Lamb beberapa kali. Lamb ditemukan terkulai di sofa dengan luka tembak. Petugas medis menyatakan ia meninggal di tempat kejadian meskipun ada upaya untuk menyelamatkannya. Torres dilaporkan menembak satu kali lagi di luar sebelum pergi mengendarai Dodge Ram ungu miliknya. Video pengawas menguatkan kesaksian para saksi. Seorang saksi di luar rumah mendengar Torres berkata, “Itulah yang kamu dapat karena berani macam-macam denganku.” Torres menelepon 911, mengatakan kepada petugas, “Pria ini yang kupikir temanku mencoba meraba saya… dia mencoba meraba saya… jadi saya tembak dia tiga kali.” Ia mengulangi pernyataan serupa kepada petugas saat dibawa setelah ditangkap. Polisi menemukannya sekitar satu mil jauhnya di sebuah SPBU dan menahannya tanpa insiden tak lama setelah tengah malam pada 28 Februari. Torres muncul di pengadilan pada 4 Maret dan diperintahkan ditahan tanpa jaminan. Penampilan berikutnya dijadwalkan pada 10 Maret. Departemen Kepolisian Parkersburg mengumumkan penangkapan itu melalui Facebook.

Artikel Terkait

Crime scene illustration depicting the aftermath of a fatal shooting of National Guard members near a D.C. Metro station.
Gambar dihasilkan oleh AI

Warga Afghanistan didakwa pembunuhan tingkat satu dalam penembakan Penjaga Nasional D.C.

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Warga Afghanistan berusia 29 tahun didakwa pembunuhan tingkat satu setelah diduga menembak dua anggota Penjaga Nasional Virginia Barat di dekat stasiun Metro pusat Washington, D.C., pada hari Rabu, menewaskan satu prajurit dan melukai kritis yang lain. Serangan ini mendorong pemerintahan Trump untuk menunda keputusan aplikasi suaka dan mengumumkan tinjauan lebih luas terhadap kebijakan imigrasi dan pemeriksaan.

Seorang pria berusia 23 tahun didakwa pembunuhan setelah penembakan fatal di persimpangan Tyler yang digambarkan polisi sebagai insiden kemarahan jalan. Korban, seorang penumpang berusia 29 tahun di Tesla, meninggal akibat luka-lukanya di rumah sakit setempat. Pihak berwenang menahan tersangka di penjara pada malam yang sama.

Dilaporkan oleh AI

Seorang wanita berusia 20 tahun di Memphis, Tennessee, menghadapi tuduhan percobaan pembunuhan setelah diduga melakukan vandalisme dan menembak pacar baru mantan pacarnya. Insiden itu terjadi pada 18 Februari di lingkungan South Memphis. Polisi mengatakan serangan itu berasal dari kecemburuan atas hubungan baru mantan pacar tersebut.

Seorang pria Florida berusia 24 tahun menghadapi tuduhan percobaan pembunuhan setelah diduga menembakkan tembakan ke arah pengemudi lain selama insiden kemarahan jalanan di Miami. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu sore, membuat korban ketakutan akan nyawanya. Polisi menangkap tersangka tak lama setelah kejadian.

Dilaporkan oleh AI

Seorang wanita berusia 47 tahun di Florida menghadapi tuduhan pembunuhan tingkat dua dan pencurian besar setelah diduga menusuk hingga tewas seorang veteran berusia 76 tahun usai pertengkaran. Pihak berwenang mengatakan dia menutupi jenazah dengan terpal dan melarikan diri menggunakan kendaraannya. Insiden itu terjadi di Punta Gorda, tempat korban baru-baru ini mempekerjakannya untuk membantu pekerjaan rumah.

A 45-year-old woman and her 13-year-old daughter were stabbed to death in their home in Villa Mercedes, San Luis, with their bodies discovered on Saturday after a 911 call. Two suspects, a 21-year-old woman and her 25-year-old partner, were arrested in La Pampa as they tried to flee. The family, led by the eldest daughter Sol, voiced their profound grief and demanded justice.

Dilaporkan oleh AI

New details have emerged about María Luzmar Caiti Rivero, the merchant and mother of three killed by her truck driver partner in a brutal attack near Mercado Central in La Matanza, amid ongoing concerns over gender-based violence.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak