Remaja 14 tahun didakwa atas pembunuhan setelah menembak mati teman berusia 12 tahun di Atlanta

Seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun di Georgia telah didakwa atas pembunuhan setelah diduga menembak mati temannya, Cameron Coney yang berusia 12 tahun, di sebuah rumah di Atlanta. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu sore saat tersangka sedang memainkan senjata api di antara teman-temannya. Polisi membawa remaja yang identitasnya tidak disebutkan itu ke pusat penahanan remaja.

Kepolisian Atlanta merespons tak lama sebelum pukul 14.00 pada hari Sabtu ke sebuah rumah di blok 1800 Lathrop Street SE, tempat mereka menemukan Cameron Coney mengalami luka tembak. Tim tanggap darurat segera melarikannya ke rumah sakit, namun ia dinyatakan meninggal dunia di sana. Tersangka berusia 14 tahun tersebut, yang identitasnya dirahasiakan karena usianya, menghadapi dakwaan pembunuhan, ujar polisi. Ia dibawa ke Metro Youth Detention Center, dan belum ada jadwal sidang lanjutan yang dirilis. Anggota keluarga mengatakan kepada afiliasi ABC, WSB-TV, bahwa Cameron sedang menerima teman-temannya di rumah tersebut, dan salah satu remaja membawa senjata api. Bibi Cameron, Latosha Coney, mengatakan, 'Kami diberitahu bahwa salah satu dari mereka mengarahkan senjata ke semua temannya, dan saat giliran Cameron, senjata itu diarahkan ke dadanya.' Remaja 14 tahun itu kemudian diduga menarik pelatuknya, meskipun polisi belum mengklarifikasi apakah kejadian tersebut tidak disengaja atau disengaja. Sebuah laman GoFundMe yang dibuat oleh keluarga menggambarkan Cameron sebagai 'anak laki-laki yang konyol dan ceria, yang dikenal suka membuat orang tertawa dengan leluconnya.' Laman tersebut mencatat bahwa penembakan terjadi di kamarnya sendiri, seraya menambahkan, 'Tidak ada keluarga yang seharusnya menanggung rasa sakit seperti ini.'

Artikel Terkait

Illustrative crime scene at a Texas home where an 18-year-old was murdered after letting two teens charge their phones.
Gambar dihasilkan oleh AI

Dua remaja berusia 16 tahun didakwa membunuh remaja Texas setelah dia membiarkan mereka mengisi daya ponsel

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Pihak berwenang di Harris County, Texas, mendakwa dua anak laki-laki berusia 16 tahun atas pembunuhan Michael Spivey yang berusia 18 tahun, yang mengizinkan mereka masuk ke rumahnya pada tanggal 26 Desember 2025, setelah mereka mengklaim bahwa mereka perlu mengisi daya ponsel mereka. Spivey ditembak di bagian belakang kepala, dan para tersangka kemudian mengunggah lagu-lagu online yang mengejeknya, menurut ibunya. Seorang tersangka ditangkap pada hari Sabtu lalu dan tersangka lainnya pada hari Senin.

Empat pria di Georgia menerima hukuman penjara atas penembakan dari dalam mobil tahun 2024 yang menewaskan Kyron Santino Zarco Smith yang berusia 3 tahun dan melukai seorang anak berusia 9 tahun di Athens. Para pria tersebut saat itu sedang mengincar seorang anggota geng saingan.

Dilaporkan oleh AI

Chrishau'd Davis, remaja berusia 18 tahun asal Louisville, menghadapi dakwaan pembunuhan dan penyerangan setelah diduga memukuli seorang remaja dengan pistol dan memerintahkan kaki tangannya yang berusia 13 tahun untuk menembak korban. Peristiwa itu terjadi pada Jumat sore di blok 900 South Shelby Street. Polisi menangkap kedua tersangka setelah menemukan bocah tersebut menderita sejumlah luka tembak.

Hakeem Jones, 28, menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat dua atas kematian Jamillah Gales, 25, yang ditembak dua kali di bagian punggung di sebuah gang di Northwest Washington. Insiden tersebut terjadi pada Selasa larut malam, dan putranya yang berusia 2 tahun ditemukan dalam keadaan selamat di dekat lokasi. Jones ditahan tanpa jaminan sambil menunggu jadwal sidang pada 6 Mei.

Dilaporkan oleh AI

Seorang penduduk Florida berusia 36 tahun telah mengajukan pembelaan tidak bersalah atas tuduhan kelalaian yang menyebabkan bahaya setelah putra kecilnya menemukan pistol yang tidak tersimpan dengan aman dan secara tidak sengaja menembak anak lain.

Seorang pria berusia 19 tahun asal Missouri menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat dua setelah diduga menembak mantan pacar saudara perempuannya dengan senapan otomatis di Kansas City. Polisi mengatakan korban melindungi ibunya saat serangan terjadi di dekat 55th Street dan Chestnut Avenue pada 10 Maret. Insiden tersebut dipicu oleh ketegangan setelah hubungan pasangan itu berakhir.

Dilaporkan oleh AI

Seorang hakim di Hamilton County menjatuhkan vonis 21 tahun hingga seumur hidup kepada Domynic Elahee pada hari Senin atas kasus penembakan yang menewaskan Jaeden Smith, 18 tahun, pada tahun 2025. Vonis tersebut dijatuhkan setelah persidangan juri bulan lalu terkait tuduhan pembunuhan dan penyerangan berat.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak