Ikona sinetron Anthony Geary, paling dikenal sebagai Luke Spencer di General Hospital, meninggal pada 14 Desember 2025 di Amsterdam pada usia 78 tahun. Kematiannya disebabkan oleh komplikasi setelah operasi terjadwal tiga hari sebelumnya, seperti dikonfirmasi oleh suaminya Claudio Gama. Berita ini membuat penggemar dan rekan bintang terkejut atas kehilangan mendadak.
Oh, sayang-sayang, dunia sinetron baru saja kehilangan legenda — dan kami semua agak terguncang. Anthony Geary, pria yang menjadikan Luke Spencer sebagai penjahat tampan ultimate di General Hospital, meninggal pada 14 Desember 2025 di Amsterdam. Di usia 78 tahun, ia meninggal karena komplikasi setelah operasi yang direncanakan pada 11 Desember, meskipun prosedur pastinya masih dirahasiakan, menurut TV Insider.
Suaminya selama enam tahun, Claudio Gama, mengumumkan berita itu dengan hati berat: “Ini syok bagi saya dan keluarga serta teman-teman kami,” katanya kepada TV Insider pada 15 Desember. “Selama lebih dari 30 tahun, Tony adalah teman, pendamping, dan suami saya.” Mereka bertemu pada 1995, menikah pada Februari 2019 setelah puluhan tahun bersama. Setelah pensiun pada 2015, mereka pindah ke Amsterdam untuk hidup lebih tenang — sampai plot twist yang menyedihkan ini.
Karier Geary? Api murni. Lahir di Coalville, Utah, dari orang tua Mormon (ayah kontraktor, ibu ibu rumah tangga), ia mendapat beasiswa teater di University of Utah sebelum menuju Hollywood di tahun 1970-an. Mendapat peran Luke pada 1978 melejitkan namanya, memenangkan rekor delapan Daytime Emmys. Pernikahan Luke dan Laura tahun 1981 itu? 30 juta penonton, dengan Elizabeth Taylor muncul sebagai penggemar super cameo. Soal Liz, Geary cerita di The Wendy Williams Show soal hubungan mereka: “Saya semacam mainan cowoknya selama beberapa tahun.” Ia kesal saat People magazine memelintir kata-katanya, memicu panggilan sassy dari Taylor sendiri.
Rekan bintang Genie Francis, pasangan layar sebagai Laura, tuang kesedihannya di X: “Dia powerhouse sebagai aktor... Tak ada bintang yang bersinar lebih terang dari Tony Geary.” Ia merasakan kepergiannya dalam mimpi, menyebutnya leading man ultimate. “Saya hancur,” akunya, pamit “selamat malam pangeran manis.”
Dari drama panggung hingga tamu di All in the Family dan The Young and the Restless, Geary penuh irreverensi dan ikonik. Tapi sekarang? Era supercouple terasa lebih kosong. Jadi, Tony, apakah panggung terakhir itu se-dramatis storyline-mu? 💔