Apple mempertimbangkan iPhone lipat gaya clamshell

Apple sedang mengeksplorasi iPhone lipat kedua dengan desain persegi gaya clamshell, menurut reporter Bloomberg Mark Gurman. Hal ini menyusul optimisme terhadap perangkat lipat pertama perusahaan—dirumorkan meluncur 2026—yang diharapkan akhir tahun ini.

Petualangan Apple ke smartphone lipat terus berkembang, dengan laporan menunjukkan rencana perangkat lanjutan tak lama setelah debut model awalnya. Mark Gurman dari Bloomberg, dalam newsletter terbarunya, mengungkapkan bahwa perusahaan sedang memeriksa «ponsel lipat persegi gaya clamshell». Ia menekankan bahwa konsep ini «jauh dari jaminan mencapai pasar» dan hanya ada sebagai ide yang sedang dipertimbangkan. iPhone lipat pertama, diharapkan akhir tahun ini dengan desain ramping yang dirumorkan dan inovasi lainnya, menandakan keyakinan Apple pada potensi format tersebut. Gurman menyarankan bahwa perusahaan mengantisipasi permintaan kuat, mendorong pengembangan penerus awal untuk bersaing dengan kompetitor seperti Galaxy Z Flip 7 Samsung dan Razr terbaru Motorola. Optimisme ini dibangun atas eksplorasi sebelumnya; laporan sebelumnya dari The Information mencatat prototipe desain clamshell. Apple juga mempertimbangkan alternatif lebih besar. Newsletter Power On Gurman menyebutkan lipat gaya buku, sementara diskusi sebelumnya menunjuk ke versi seukuran iPad. Namun, tantangan pengembangan telah menunda peluncuran hingga seakhir 2029, menurut Gurman. Upaya ini menyoroti pendekatan hati-hati Apple memasuki pasar lipat, menyeimbangkan inovasi dengan rintangan teknis.

Artikel Terkait

Photorealistic depiction of the Samsung Galaxy Z TriFold smartphone selling out instantly online in the US, showcasing its innovative trifold design amid launch excitement.
Gambar dihasilkan oleh AI

Samsung Galaxy Z TriFold habis terjual di AS dalam hitungan menit setelah peluncuran

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Smartphone Galaxy Z TriFold baru Samsung, seharga $2.900, habis terjual secara online dalam hitungan menit setelah debut di AS, menandakan permintaan kuat untuk perangkat trifold inovatif tersebut. Uji coba langsung mengungkap pilihan desain cerdas yang mengutamakan daya tahan daripada fleksibilitas dibandingkan rival seperti Huawei Mate XT. Ponsel ini menggabungkan fungsi ponsel dan tablet dalam bentuk yang muat saku, meskipun tidak memiliki mode perantara.

Apple’s first foldable iPhone is tipped to arrive next year, focusing on a slim design, a hidden selfie camera and a return to Touch ID instead of Face ID. The device aims for a thin body among its key features.

Dilaporkan oleh AI

Bocoran terbaru menunjukkan iPhone lipat pertama Apple bisa memiliki baterai terbesar dalam sejarah perusahaan dan penyesuaian desain potensial, termasuk tombol yang dipindah posisi. Laporan juga menandakan pengembangan versi clamshell lebih kecil untuk menyusul, bertujuan memperluas lini lipat jika model awal sukses. Perkembangan ini mengarah pada peluncuran mungkin akhir 2026.

Spekulasi semakin memanas tentang seri iPhone 18 Apple yang diharapkan pada 2026, dengan kemungkinan penyesuaian desain dan peningkatan kamera. Laporan menunjukkan jadwal rilis terpisah dan fitur baru seperti Face ID di bawah layar. Meskipun detail belum dikonfirmasi, bocoran mengarah pada fotografi dan opsi konektivitas yang ditingkatkan.

Dilaporkan oleh AI

Bocoran baru menunjukkan detail tentang MacBook terjangkau mendatang Apple, termasuk tanggal peluncuran dan ukuran layar. Perangkat ini dikabarkan akan segera hadir. Laporan ini muncul di tengah spekulasi berkelanjutan tentang jajaran produk Apple.

Di CES 2026 di Las Vegas, Samsung Display memamerkan berbagai teknologi OLED futuristik, mulai dari lipatan tanpa lipatan hingga TV super terang. Demonstrasi tersebut menyoroti kemajuan pada layar fleksibel dan panel berkinerja tinggi. Para eksekutif mempresentasikan konsep yang bisa memengaruhi perangkat masa depan Samsung dan mungkin mitra seperti Apple.

Dilaporkan oleh AI

Pasar smartphone tumbuh 1,9% pada 2025 meskipun tarif dan tekanan ekonomi, dengan Apple dan Samsung menguasai 39% pengiriman global. Perangkat premium mendorong keuntungan, tetapi kekurangan RAM yang mengintai mengancam harga lebih tinggi pada 2026. Pakar industri memperingatkan potensi kontraksi pasar kecuali masalah pasokan mereda.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak