Google telah memperkenalkan fitur baru yang meniru AirDrop Apple untuk ponsel Android. Apple mungkin memilih untuk tidak memblokir inovasi ini, menurut analisis. Diskusi menyoroti alasan potensial untuk pembatasan Apple.
Pengembangan terbaru Google memungkinkan pengguna Android untuk berbagi file dengan cara serupa dengan AirDrop Apple, menjembatani kesenjangan antara kedua ekosistem. Trik ini memicu pertanyaan tentang respons Apple, khususnya apakah perusahaan akan menerapkan langkah-langkah untuk mencegah penggunaannya pada perangkat iOS.
Artikel TechRadar, yang diterbitkan pada 21 November 2025, membahas kemungkinan bahwa Apple akan menahan diri dan tidak mematikan fitur ini. Artikel tersebut menguraikan tiga alasan mengapa Apple mungkin tidak memblokirnya, meskipun detail spesifik tidak disebutkan dalam ringkasan yang tersedia.
Pengembangan ini terjadi di tengah persaingan berkelanjutan antara Apple dan Google di teknologi seluler. AirDrop Apple selama ini menjadi ciri khas berbagi yang mulus dalam ekosistemnya, dan emulasi Google bertujuan untuk memperluas kenyamanan serupa bagi pengguna Android. Potensi interoperabilitas dapat menguntungkan konsumen, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan dan integritas platform dari perspektif Apple.
Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Apple terkait fitur ini. Analisis menyarankan pendekatan seimbang, menyeimbangkan inovasi dengan kepentingan kepemilikan.