Seorang penulis yang menjeda penggunaan Linux selama setahun berbagi apa yang mendorongnya kembali. Mereka menyoroti pemilihan kebebasan sebagai faktor kunci dalam keputusan tersebut.
Dalam artikel yang diterbitkan di HowToGeek, penulis menceritakan berhentinya menggunakan Linux selama satu tahun sebelum melanjutkannya kembali. Artikel tersebut, bertanggal 14 Desember 2025, berfokus pada pilihan pribadi yang terlibat, dengan menyatakan: «Saya memberi diri saya pilihan, dan saya memilih kebebasan.» Kembalinya ini menggarisbawahi daya tarik sifat open source Linux, meskipun detail spesifik tentang jeda atau pemicu pasti untuk kembalinya tidak dielaborasi. Narasi menyajikan sistem operasi tersebut sebagai menawarkan opsi yang membebaskan dibandingkan alternatif.