FC Barcelona telah memperpanjang rentetan kemenangannya menjadi 11 pertandingan, rekor terpanjang kedua dalam sejarah klub. Tim ini lolos ke perempat final Copa del Rey dengan kemenangan 2-0 atas Racing dan memimpin LaLiga dengan selisih empat poin dari Real Madrid. Data historis menunjukkan bahwa rentetan seperti ini pernah membawa kemenangan Liga Champions di masa lalu.
Barcelona sedang menikmati salah satu periode tersuksesnya musim ini. Klub ini baru saja meraih kemenangan 2-0 atas Racing untuk lolos ke perempat final Copa del Rey. Di LaLiga, mereka memimpin dengan selisih empat poin dari Real Madrid, setelah juga memenangkan gelar Supercopa melawan rival mereka. Di Liga Champions, Barcelona tetap berada di zona kualifikasi. Kesuksesan ini datang setelah 11 kemenangan beruntun, rentetan kemenangan terpanjang kedua dalam sejarah klub. Tim itu sendiri menyoroti pencapaian ini, mencatat bahwa dalam tiga musim sebelumnya dengan rentetan 11 kemenangan serupa, Barcelona memenangkan UEFA Champions League. Di bawah pelatih Hansi Flick, skuad ini menunjukkan peningkatan defensif yang signifikan sambil mempertahankan kekuatan serangan, dipimpin oleh pemain seperti Lamine Yamal, Pedri, Ferran Torres, Raphinha, dan Robert Lewandowski. Meskipun statistik tidak menjamin hasil, hal itu memicu optimisme di kalangan penggemar. Saat ini, Arsenal memimpin klasemen Liga Champions tanpa kekalahan dan menjadi favorit utama, diikuti Bayern Munich, Paris Saint-Germain, dan Manchester City. Barcelona berada di peringkat 15, belum termasuk calon juara untuk edisi 2026, tetapi preseden historis memungkinkan klub ini bermimpi besar di tengah performa saat ini.