Boston sedang mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam sektor pariwisatanya, bergabung dengan daftar 13 destinasi AS terkemuka. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung melalui rencana perjalanan yang dipersonalisasi dan layanan yang efisien. Inisiatif ini menyoroti peran AI yang semakin besar dalam perjalanan Amerika, dari pusat kota hingga taman nasional.
Integrasi AI ke dalam pariwisata AS semakin meluas, dengan Boston, Massachusetts, kini menjadi bagian dari kelompok 13 destinasi utama yang mengadopsi teknologi tersebut. Laporan yang diterbitkan pada 7 Maret 2026 menunjukkan bahwa kota-kota termasuk New York City, Los Angeles, Miami, Orlando, San Francisco, Las Vegas, Chicago, Washington D.C., Seattle, New Orleans, dan Honolulu, bersama dengan Yellowstone National Park, sedang menerapkan AI untuk meningkatkan efisiensi dan personalisasi dalam layanan perjalanan. Di Boston, yang dikenal dengan situs bersejarah seperti Freedom Trail dan Museum of Fine Arts, AI akan memberikan rekomendasi di lokasi seperti Boston Common dan mengelola alur lalu lintas dalam sistem transportasi. Hotel-hotel di kota tersebut akan menggunakan AI untuk pemesanan, komunikasi, dan operasional, bertujuan menciptakan pengalaman yang mulus bagi pengunjung. Kemajuan serupa sedang berlangsung di tempat lain. New York City menggunakan AI untuk pemesanan tiket Broadway dan aplikasi transit waktu nyata. Los Angeles menggunakan aplikasi AI untuk petunjuk arah ke atraksi dan waktu tunggu di wahana. Taman hiburan Orlando, termasuk Walt Disney World dan Universal Studios, memperkenalkan antrean virtual untuk mengurangi waktu tunggu. Las Vegas menerapkan AI untuk permainan yang dipersonalisasi dan pengendalian keramaian di acara, sementara Yellowstone National Park menggunakannya untuk pemantauan satwa liar dan panduan pengunjung untuk meminimalkan kemacetan. Washington D.C. menawarkan tur AI di situs seperti Lincoln Memorial dan Smithsonian, dan Seattle menyesuaikan rencana perjalanan dengan minat wisatawan. Upaya-upaya ini berfokus pada concierge AI di hotel, tur yang disesuaikan, dan pengelolaan berkelanjutan, merevolusi cara jutaan pengunjung tahunan mengalami AS. Teknologi ini mendukung segala hal mulai dari kontrol kamar hingga eko-pariwisata, menempatkan destinasi-destinasi ini sebagai pemimpin dalam perjalanan inovatif.