Anggota WWE Hall of Fame, Bully Ray, menyatakan kekecewaannya terhadap bagian dari segmen penimbangan berat badan antara Oba Femi dan Brock Lesnar yang ditayangkan di WWE Raw pada hari Senin. Ia secara khusus mempermasalahkan tindakan Femi yang menyerang petugas kepolisian saat persiapan pertandingan Hell in a Cell.
Bully Ray tampil di Busted Open Radio dan mempertanyakan kredibilitas adegan tersebut. Ia mencatat bahwa komentator menyebut individu-individu tersebut sebagai petugas kepolisian dan mengatakan ada selusin polisi terbaik Los Angeles yang hadir di lokasi. "Tidak satu pun dari petugas kepolisian yang sah tersebut melawan. Saya rasa salah satu polisi memiliki senjata di pinggangnya," ujar Ray. Ia menambahkan bahwa rangkaian adegan Femi melakukan chokeslam dan powerbomb terhadap para petugas tersebut sangat menghina kecerdasannya. Ray menyarankan dua perubahan yang akan ia buat. Ia akan membuat Femi menyentuh Chief Content Officer WWE, Triple H, yang berada di dalam ring, dan merobek rantai pintu kandang. Femi dan Lesnar tetap imbang 1-1 menjelang pertandingan Hell in a Cell mereka di WWE SummerSlam pada Sabtu malam. Femi menang di WrestleMania 42, sementara Lesnar unggul di Clash in Italy pada bulan Mei.