Tujuh asosiasi keuangan besar China telah mengeluarkan peringatan bersama terhadap tokenisasi aset dunia nyata dan semua aktivitas terkait mata uang virtual. Ini sekarang diklasifikasikan sebagai berisiko tinggi dan tidak disetujui. Pengumuman tersebut menandakan tindakan tegas menyeluruh terhadap praktik tersebut.
Pada 6 Desember 2025, tujuh asosiasi keuangan China yang menonjol merilis pernyataan terkoordinasi yang memperingatkan terhadap keterlibatan dalam tokenisasi RWA dan aktivitas apa pun yang terkait dengan mata uang virtual. Peringatan tersebut secara eksplisit melabeli bidang-bidang ini sebagai berisiko tinggi dan tidak disetujui, mendesak lembaga keuangan dan individu untuk menjauh.
Langkah ini menggarisbawahi sikap ketat berkelanjutan China terhadap cryptocurrency dan inovasi terkait. Tokenisasi RWA, yang melibatkan konversi aset dunia nyata seperti properti atau komoditas menjadi token digital di platform blockchain, telah memperoleh dukungan secara global tetapi menghadapi pembatasan ketat di China. Aksi bersama asosiasi bertujuan mencegah risiko keuangan potensial dan mempertahankan kontrol regulasi atas teknologi baru.
Tidak ada detail spesifik tentang langkah penegakan yang disediakan dalam pengumuman, tetapi ini sejalan dengan larangan sebelumnya terhadap perdagangan dan penambangan kripto di negara tersebut. Pengamat industri mencatat bahwa peringatan semacam itu sering mendahului implementasi kebijakan yang lebih luas.