Pariwisata keluar negeri Tiongkok melonjak di 2026

Pariwisata keluar negeri Tiongkok mengalami lonjakan tak tertandingi pada 2026, dengan perjalanan internasional diperkirakan melampaui tingkat pra-pandemi. Para pelancong mencari pengalaman premium dan personalisasi, yang memengaruhi tren perjalanan global. Destinasi di seluruh dunia beradaptasi untuk memenuhi permintaan kemewahan dan imersi budaya.

Pada 2026, pariwisata keluar negeri Tiongkok menandai perubahan signifikan, karena perjalanan internasional oleh wisatawan Tiongkok melampaui angka pra-pandemi. Pertumbuhan ini berasal dari libur nasional yang lebih panjang, jadwal kerja fleksibel, kebijakan visa yang lebih baik, persyaratan masuk yang lebih mudah, serta pendapatan yang dapat dibelanjakan yang meningkat, sehingga memungkinkan liburan lebih panjang dan pengeluaran lebih tinggi untuk kenyamanan dan kemewahan. n nProfil wisatawan Tiongkok modern adalah orang yang terinformasi dengan baik dan terhubung secara digital, memprioritaskan pengalaman budaya autentik di samping fine dining dan aktivitas terkurasi. Perilaku ini membentuk ulang penawaran dari operator perjalanan, hotel, dan destinasi, yang kini fokus pada layanan bespoke, staf multibahasa, dan program budaya untuk melayani pengunjung domestik maupun internasional. n nDestinasi populer untuk 2026 mencakup ibu kota Eropa seperti Paris, Roma, dan London, yang dihargai karena warisan budaya, landmark bersejarah, dan belanja mewah. Negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia menarik pengunjung dengan keindahan alam, pantai tropis, dan koneksi efisien. Perjalanan berbasis pengalaman mendominasi, melampaui sekadar wisata melihat-lihat dengan menyertakan imersi budaya, tur kuliner, retret kesehatan, dan aktivitas petualangan. Misalnya, wisatawan mewah mungkin mengunjungi kebun anggur di Prancis, mengikuti kelas memasak di Italia, atau berpartisipasi dalam lokakarya kerajinan tradisional di Asia Tenggara. n nTeknologi memainkan peran kunci, dengan wisatawan Tiongkok mengandalkan platform digital dan aplikasi seluler untuk memesan penerbangan, hotel, dan aktivitas. Pembayaran seluler, e-wallet, ulasan online, dan media sosial memandu keputusan, menyederhanakan perjalanan internasional. Tren pengeluaran menekankan akomodasi mewah dan pengalaman eksklusif, yang mendorong peningkatan layanan global. n nWisatawan global dapat memanfaatkan dengan merencanakan lebih awal untuk tempat populer, mengeksplorasi aktivitas imersif, menggunakan aplikasi seluler untuk pemesanan dan panduan, serta memperhatikan waktu puncak yang dipengaruhi pola pariwisata Tiongkok. Tren ini memelopori era baru perjalanan global, menawarkan peluang lebih kaya untuk eksplorasi budaya dan layanan premium.

Artikel Terkait

Illustration depicting diverse global tourists joyfully discovering China's landscapes, culture, history, and modern attractions amid record inbound tourism growth.
Gambar dihasilkan oleh AI

China boosts inbound tourism services to attract global visitors

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Minister of Culture and Tourism Sun Yeli stated at a news conference on people's livelihood during the fourth session of the 14th National People's Congress that China is ramping up efforts to promote the integration of culture and tourism, sharing its landscapes, culture, history, and modern life with global visitors. In 2025, inbound tourist trips exceeded 150 million, up more than 17 percent year-on-year, while spending surpassed $130 billion, an increase of over 40 percent. Authorities will continue improving the full inbound tourism chain to make travel to China easier.

Selama libur Tahun Baru Imlek 2026 dari 15 hingga 23 Februari, Thailand menjadi tujuan utama bagi pelancong keluar China, menarik sekitar 250.000 pengunjung, peningkatan 60.000 dari tahun sebelumnya. Lonjakan ini menyusul pembatasan dan pembatalan penerbangan ke Jepang, yang melihat kedatangan China turun menjadi 130.000, setengah dari 260.000 tahun lalu. Perpindahan ini berasal dari ketegangan politik berkelanjutan antara China dan Jepang.

Dilaporkan oleh AI

Pakar perjalanan internasional telah mengidentifikasi 20 destinasi global unggulan untuk 2026, menekankan imersi budaya, keajaiban alam, dan praktik berkelanjutan. Diterbitkan pada 11 Maret 2026, panduan ini mencakup lokasi dari Abu Dhabi hingga Uruguay, melayani petualang, penggemar sejarah, dan wisatawan sadar lingkungan. Destinasi-destinasi ini mencerminkan tren yang berkembang menuju pengalaman pariwisata bermakna dan bertanggung jawab.

South Korea is poised to surpass Japan as the top destination for Chinese travelers during the upcoming Lunar New Year holiday, marking the first time since the COVID-19 pandemic. Booking estimates indicate 230,000 to 250,000 mainland Chinese visitors to South Korea, a potential increase of up to 52% from last year. This shift highlights Seoul's visa relaxations amid tensions with Tokyo.

Dilaporkan oleh AI

China's foreign trade rose 18.3 percent year-on-year to 7.73 trillion yuan in the first two months of 2026, economists say this will underpin the country's growth target and provide stability for the global economy. Exports increased 19.2 percent, while imports grew 17.1 percent, reflecting improved global demand and domestic industrial strengths.

China is harnessing the extended Lunar New Year holiday to attract more spending from international tourists, as it seeks to overcome a recent economic slowdown and shift toward consumption-driven growth. In a rare joint initiative by nine central government departments, Beijing announced plans to transform the holiday—which began on Sunday and runs through February 23—into a “consumption feast that links regions and engages everyone.” Local governments are encouraged to release multilingual guides introducing Lunar New Year folk customs to help tourists experience China’s cultural heritage and holiday traditions.

Dilaporkan oleh AI

The Hong Kong Tourism Board will allocate 75 per cent of its resources to overseas markets this year to diversify visitor demographics and attract more overnight high spenders. Executive director Anthony Lau Chun-hon noted the difficulty in convincing day-trippers from nearby mainland Chinese cities to stay overnight. The board plans to launch a global campaign by the end of April.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak