Jam tangan Citizen Tsuyosa mendapat sentuhan artistik

Citizen telah mendesain ulang jam tangan Tsuyosa ikoniknya dengan perlakuan artistik dari seconde/seconde/. Versi baru ini belum tersedia untuk dibeli. Pengumuman menyoroti kolaborasi yang memperbarui desain klasik model tersebut.

Citizen, pembuat jam tangan terkemuka, telah memperkenalkan pendekatan baru pada model paling ikoniknya, Tsuyosa. Redesain ini menampilkan perubahan artistik yang dibuat oleh seconde/seconde/, kolaborator yang dikenal dengan interpretasi uniknya terhadap jam tangan. Pembaruan ini bertujuan untuk memadukan elemen tradisional Tsuyosa dengan sentuhan artistik kontemporer, meskipun detail spesifik perubahan masih terbatas dalam pengungkapan awal.  Jam tangan Citizen Tsuyosa baru tidak akan tersedia segera, seperti yang disebutkan dalam pengumuman. Pendekatan bertahap ini menunjukkan adanya perkembangan lebih lanjut atau jadwal produksi sebelum rilis publik. Kolaborasi ini menekankan upaya Citizen untuk menyegarkan karya heritage-nya bagi audiens modern sambil mempertahankan daya tarik abadi model tersebut.  Diterbitkan pada 27 Februari 2026, berita ini memposisikan ini sebagai pratinjau eksklusif, membangun antisipasi di kalangan penggemar jam tangan. Tidak ada kutipan tambahan dari Citizen atau seconde/seconde/ yang diberikan dalam materi sumber.

Artikel Terkait

Citizen telah memperkenalkan tiga model baru dalam jajaran Exceed-nya, menampilkan teknologi surya Eco-Drive dan pengaturan waktu radio multi-band dalam casing Super Titanium tipis. Jam tangan dengan bezel berwarna sakura dan kristal safir dijadwalkan rilis di Jepang pada 5 Maret. Harga berkisar dari ¥132.000 hingga ¥187.000.

Dilaporkan oleh AI

IFL Watches has introduced the Citizen Tsuyosa Calavera Collection, featuring two limited-edition models with hand-painted dials inspired by Mexico's Día de los Muertos tradition. The collection honors the Day of the Dead celebrations on November 1st and 2nd, emphasizing vibrant symbols like sugar skulls. Each model is produced in a limited run of 200 pieces, available from March 2nd, 2026.

Louis Vuitton telah mengungkap Escale au Mont Fuji, jam saku unik dari koleksi Escales Autour du Monde yang menangkap esensi Gunung Fuji Jepang saat fajar. Dirakit di Jenewa, karya haute horlogerie ini menggabungkan fitur mekanis rumit dengan kerja enamel artistik. Jam tangan ini menonjolkan komitmen merek untuk memadukan warisan perjalanan dengan kerajinan luar biasa.

Dilaporkan oleh AI

Art of Time telah mengumumkan CIRCA, konsep ritel baru yang bertujuan mengubah cara jam tangan premium ditemukan dan dibeli di India. Inisiatif ini menciptakan lingkungan imersif untuk merek jam tangan global ikonik, menekankan kerajinan dan cerita pribadi. Ini menargetkan pembeli baru dan kolektor di tengah pasar mewah yang semakin matang.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak