Coldsins akan merilis sneakers kustom Freddy vs Jason pada Friday the 13th

Merek sneakers kustom berbasis New York, Coldsins, akan merilis sneakers bertema horor 'Freddy VS Jason' pada Friday the 13th pukul 3PM EST. Desain-desain tersebut, dibangun di atas siluet Travis Scott Jordan 1 Low, menampilkan elemen dari Freddy Krueger dan Jason Voorhees tanpa ikatan resmi dengan Nike atau Travis Scott. Reaksi online terhadap rilis ini beragam di tengah kekhawatiran atas catatan pemenuhan pesanan merek tersebut.

Coldsins, kustomizer sneakers independen berbasis di New York, berencana meluncurkan kreasi terbaru yang terinspirasi horor, kustom 'Freddy VS Jason', pada Friday the 13th pukul 3PM EST. Penjadwalan ini selaras dengan takhayul yang terkait dengan tanggal tersebut, meningkatkan daya tarik tematik bagi penggemar horor dan kolektor sneakers alike.  nnSneakers tersebut memodifikasi siluet populer Travis Scott x Nike Air Jordan 1 Low. Elemen desain utama mencakup toe box rajut yang meniru sweater bergaris merah dan hijau milik Freddy Krueger dari 'A Nightmare on Elm Street', dengan Nike Swoosh diganti oleh potongan bilah pisau. Panel suede berwarna cokelat keemasan berpasir menampilkan detail percikan darah, sementara tab tumit menampilkan topeng hoki Jason Voorhees yang dicetak timbul dari waralaba 'Friday the 13th'. Di dalam, insole menggambarkan kedua karakter saling berhadapan. Palet warna menggabungkan cokelat earthy, hijau zaitun, dan nada merah pekat.  nnColdsins telah membangun pengikut niche dengan kustom bertema horor terbatas sebelumnya, seperti 'Jack the Ripper' dan 'Chucky the Slayer', sering menggunakan Travis Scott Jordan 1 Low sebagai basis karena Swoosh terbalik yang ikonik dan popularitas streetwear-nya. Namun, merek tersebut menekankan tidak memiliki afiliasi dengan Nike atau Travis Scott, memposisikan ini sebagai potongan kustom independen daripada kolaborasi resmi.  nnUmpan balik komunitas bervariasi. Beberapa memuji bahan rajut yang ambisius dan efek usang, melihatnya sebagai seni yang bisa dipakai. Yang lain mengkritik modifikasi sebagai mirip 'palsu yang dimuliakan' dan mempertanyakan nilai mengubah siluet bermerek. Masalah pemenuhan juga muncul, dengan satu pembeli melaporkan menunggu berbulan-bulan tanpa menerima sepatu atau pengembalian dana. Calon pembeli dapat mendaftar untuk akses awal dan peringatan di coldsins.com.  nnRilis ini menyoroti persimpangan yang berkembang antara budaya horor dan desain sneakers kustom, di mana cerita visual dari film seperti 'Freddy vs. Jason' bertemu inovasi streetwear, meskipun pembeli disarankan meneliti jadwal produksi dan kebijakan untuk kustom independen.

Artikel Terkait

Travis Scott telah bermitra dengan Jordan Brand untuk merilis paket dua pasang sepatu Air Jordan 1 Low OG SP yang menampilkan aksen warna merah muda.

Dilaporkan oleh AI

Industri sneaker kini beralih dari kelangkaan buatan menuju desain yang memiliki nilai tersendiri. Platform seperti KicksCrew meningkatkan akses global terhadap model-model populer. Perubahan ini lebih mengutamakan performa, desain, dan relevansi budaya dibandingkan perilisan terbatas.

Joe Freshgoods telah meluncurkan kolaborasi ke-12 dengan New Balance, yang menampilkan model sneaker 1890 dalam tiga pilihan warna yang terinspirasi dari video musik rap era 1990-an. Koleksi bertajuk 'Let's Get Weird' ini menghadirkan varian warna ungu, oranye, dan hijau dengan lapisan mesh bermotif bercak. Varian warna hijau diluncurkan secara eksklusif di situs webnya pada 25 April, sementara versi oranye dan ungu akan dirilis di situs New Balance pada 30 April.

Dilaporkan oleh AI

Victor Victor Worldwide dan Nike memperluas kolaborasi alas kaki mereka dengan warna merah monokromatik baru untuk Air Force 1 Low.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak