Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menekankan peran sektor penerbitan dalam mendorong literasi dan membangun karakter bangsa di era transformasi digital. Ia menyambut peluncuran buku 'The Mentor: Sembilan Purnama di Sisi SBY' yang mengisahkan perjalanan Merry Riana bersama mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Acara ini dihadiri SBY dan didukung Menteri Koordinator Agus Harimurti Yudhoyono.
Di Jakarta, pada Rabu (5/11/2025), Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan bahwa sektor penerbitan dapat menjadi sarana utama untuk mendorong literasi yang berkontribusi pada pembangunan karakter bangsa. "Kami di Kementerian Ekonomi Kreatif berkomitmen memperkuat ekosistem penerbitan nasional dengan mendukung penulis, penerbit, dan komunitas literasi sebagai fondasi peradaban bangsa. Kekuatan narasi tetap relevan dalam membentuk generasi yang berintegritas," tegasnya dalam keterangan pers.
Menekraf menyoroti hubungan erat antara buku inspiratif tentang kepemimpinan dengan perkembangan ekonomi kreatif, menekankan pentingnya narasi dari pengalaman dan nilai kehidupan. Ia memberikan apresiasi atas peluncuran buku 'The Mentor: Sembilan Purnama di Sisi SBY', yang menceritakan sembilan bulan perjalanan spiritual dan kepemimpinan Merry Riana di bawah bimbingan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Buku ini mengajak pembaca merenungkan makna kepemimpinan sejati, dari keteguhan, nilai moral, pengabdian, hingga transformasi, dengan kisah dari Pacitan hingga Stanford.
"'The Mentor' bukan hanya sekadar bacaan, tetapi jembatan antara kepemimpinan dan kreativitas, antara refleksi dan aksi. Kreativitas yang kuat bukan hanya soal ide, tetapi juga tentang kedalaman makna," ujar Menekraf. Ia memuji Merry Riana dan Alva Tjenderasa atas semangat storytelling Indonesia yang ditingkatkan melalui karya ini.
Penulis Merry Riana mengungkapkan bahwa buku ini berawal dari panggilan hati dan keresahan. "Ketika saya melangkahkan kaki saya ke dunia pemerintahan, dunia yang amat sangat baru... di situlah akhirnya saya bisa punya kesempatan untuk belajar dari sosok mentor," katanya. Peluncuran dihadiri SBY dan mendapat dukungan penuh dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
AHY menyatakan, "Menulis buku atau membuat buku tidak sama seperti membuat irigasi, karena butuh dialog dengan batin kita, dengan rasa, dengan empati dan juga berusaha untuk menyelami apa yang ada di pikiran sang mentor." Peluncuran ini dilihat sebagai perwujudan nilai luhur bangsa melalui kreativitas.