Creative Technology telah memperkenalkan Sound Blaster Re:Imagine, perangkat audio modular bertenaga Linux yang dirancang untuk gamer dan pembuat konten. Pusat ini menggabungkan pemrosesan audio setia suara tinggi dengan kontrol yang dapat disesuaikan dalam bentuk kompak. Kampanye Kickstarter-nya, yang diluncurkan pada 28 Oktober 2025, telah melebihi target pendanaan.
Sound Blaster Re:Imagine menandai kebangkitan kembali untuk merek ikonik Creative Technology, beralih dari kartu suara tradisional ke pusat perintah audio yang serbaguna. Perangkat ini menargetkan gamer, pembuat konten, dan pecinta audio, menawarkan integrasi untuk mikrofon, headphone, speaker, dan instrumen.
Di intinya, Re:Imagine berjalan pada OS Linux kustom dengan prosesor berbasis Arm octa-core, 8GB RAM LPDDR4, dan 16GB penyimpanan eMMC. Ini menampilkan konverter digital-ke-analog (DAC) resolusi tinggi yang mendukung hingga audio 32-bit/384kHz untuk output berkualitas studio. Layar sentuh 3 inci menyediakan navigasi intuitif, sementara tombol dan dial modular magnetik memungkinkan personalisasi, seperti menugaskan knob untuk pencampuran volume atau tombol untuk profil audio—mirip dengan Stream Deck Elgato tetapi fokus pada alur kerja audio.
Peningkatan AI, didukung oleh unit pemrosesan saraf 6-TOPS, mencakup pembatalan noise, peningkatan suara, dan pencampuran audio waktu nyata atau surround sound virtual. Opsi konektivitas mencakup USB-C, HDMI, dan Bluetooth, memastikan kompatibilitas luas. Perangkat ini mengangguk pada warisan Sound Blaster asli, yang terjual lebih dari 400 juta unit sejak 1989 dan mengubah audio PC.
Diluncurkan di Kickstarter pada 28 Oktober 2025, kampanye ini menyoroti fondasi Linux open-source, mendorong pengembang untuk membangun aplikasi dan integrasi kustom mirip dengan ekosistem Raspberry Pi. Pendukung awal dapat membelinya mulai dari sekitar $200, menempatkannya sebagai alternatif terjangkau untuk antarmuka audio premium. Meskipun menjanjikan kemampuan ekspansi melalui modul tambahan, potensi penuh bergantung pada dukungan perangkat lunak di Windows, macOS, dan Linux.
Peluncuran ini mencerminkan tren dalam ekonomi kreator, di mana alat audio yang disederhanakan esensial dalam pengaturan kerja hibrida. Dengan memadukan modularitas, AI, dan kontrol taktil, Re:Imagine dapat menetapkan standar baru untuk pusat audio desktop, menarik baik bagi penggemar nostalgia maupun pengguna modern.