Prakiraan tren Pinterest untuk 2026 menyoroti kembalinya kemewahan ala 1980-an, dengan lonjakan pencarian elemen mewah sebesar 225%. Fitur-fitur yang dulu diremehkan seperti dinding berlapis karpet dan kamar mandi alpukat sedang diinterpretasikan ulang dalam interior modern. Desainer mencatat pergeseran dari kemewahan tenang menuju ekspresi yang berani dan boros.
Laporan tren terbaru Pinterest, yang dirilis menjelang 2026, menyatakan 'dekade kemewahan kembali,' didorong oleh minat yang meningkat terhadap kemewahan 1980-an. Ini mencerminkan pergeseran budaya yang lebih luas, termasuk power dressing di panggung busana dan popularitas martini dibandingkan anggur alami. Di London, pembukaan cabang Carbone menegaskan selera untuk hiburan yang memanjakan, sementara Faena Hotel milik Peter Mikic di Manhattan menampilkan motif hewan sebagai bagian dari proyek ELLE Decoration A-List. Interior designer Olivia Snow dari Mother's Daughter Design menantang gagasan kaku tentang selera. 'Saya tidak percaya bahwa gaya desain atau era harus dikategorikan sebagai “baik” atau “buruk”,' katanya. 'Ada banyak orang yang menjauh dari ruang yang membuat pernyataan berani atau memiliki cap waktu, sementara yang lain bisa melihat sesuatu yang tampak usang dan melihat potensi untuk menciptakan sesuatu yang istimewa.' Setelah bertahun-tahun minimalisme dan kemewahan tenang, pemilik rumah dan desainer merangkul ornamen seperti karpet di lantai dan dinding. Pada Paris Design Week, Necchi Architecture memperkenalkan furnitur di showroom yang dilapisi karpet shag biru muda, yang digambarkan oleh desainer Charlotte Albert dan Alexis Lamesta sebagai 'mancave fantasi.' Di Milan, RedDuo bekerja sama dengan Besana Carpet Lab untuk instalasi perpustakaan berwarna-warni. Motif hewan, yang lama diasosiasikan dengan tokoh seperti Joan Collins dan baru-baru ini Alex Consani dalam film Gucci 'The Tiger', kembali dalam aksen terkendali pada furnitur. Contohnya termasuk sofa 'Safari' Poltronova di rumah Paris karya Alexander Rash dan Ravenna Sohst. Penutup dinding moiré membangkitkan kemewahan 1980-an; Giuliano dell’Uva menggunakan 'Amoir Fou' Dedar di Naples, dan Lizée Hugot menerapkan desain Dedar serupa di ruang ganti Paris. Warna alpukat, yang dulu identik dengan kamar mandi 1970-an, kini muncul dalam ubin dan dinding modern. Di Paris, Monica Klink dan Ségolène Peyrichou memadukan cat alpukat dengan terrazzo hijau, sementara Maye Ruiz memilih ubin untuk proyek San Miguel de Allende, mencatat 'undertone kuning halus' mereka sebagai 'titik balik' melawan hijau yang lebih gelap. Gorden swag, ciri khas 1980-an, menginspirasi kebangkitan seperti ruang matahari Brooklyn milik Olivia Snow, yang ditingkatkan dengan kain navy, kursi harimau vintage, dan lampu chainmail.