Disney mempertimbangkan opsi gratis untuk layanan streaming Disney+

Disney sedang mempertimbangkan untuk menawarkan beberapa konten di Disney+ tanpa memerlukan langganan berbayar. Langkah ini bertujuan untuk bersaing dengan platform gratis seperti YouTube demi menjangkau pemirsa yang lebih muda. Belum ada detail yang dikonfirmasi mengenai waktu pelaksanaan maupun cakupan kontennya.

Sumber internal perusahaan mengindikasikan bahwa Chief Product and Technology Officer Disney, Adam Smith, membahas gagasan tersebut dalam sebuah pertemuan internal baru-baru ini. Rencana tersebut masih berada pada tahap awal tanpa rincian spesifik yang diberikan mengenai penerapannya. Disney+ saat ini menawarkan beberapa opsi berbayar, termasuk paket bundel dengan Hulu dan iklan seharga $13 per bulan. Versi bundel tanpa iklan berharga $20 per bulan. Layanan streaming besar lainnya belum memperkenalkan opsi yang sepenuhnya gratis. Netflix tidak menawarkan akses gratis, sementara Prime Video memerlukan keanggotaan Amazon Prime untuk paket dengan dukungan iklan.

Artikel Terkait

Apple could soon introduce a free tier option for its music streaming service modeled after Spotify.

Dilaporkan oleh AI

TikTok is introducing an ad-free subscription tier for users in the United Kingdom. The option will roll out over the coming months to those aged 18 and older. It marks the first such offering in an English-speaking country.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak