Mohamed Salah mencetak gol kemenangan di menit ke-91 saat Mesir bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Zimbabwe 2-1 pada laga pembuka Grup B di Africa Cup of Nations 2025 di Agadir, Maroko. Omar Marmoush menyamakan kedudukan untuk Firaun setelah gol awal Prince Dube untuk Warriors. Kemenangan ini mempertahankan rekor tak terkalahkan Mesir lawan Zimbabwe selama lebih dari 30 tahun.
Mesir memulai perburuan gelar AFCON kedelapan dengan kemenangan sulit 2-1 atas Zimbabwe pada 22 Desember 2025 di Grand Stade d’Agadir. Juara tujuh kali yang dilatih Hossam Hassan mengalami kemunduran awal ketika Prince Dube membawa Zimbabwe unggul di menit ke-20, berputar rapi di kotak penalti untuk mengalahkan kiper Mohamed El Shenawy.
Firaun mendominasi penguasaan bola tapi kesulitan menembus di awal. Salah menciptakan peluang pertama dengan umpan silang melengkung yang dipeluk kepala oleh Mahmoud Trezeguet ke arah gawang, tapi Washington Arubi menepisnya. Emam Ashour kemudian menendang melebar dari jarak dekat. Kiper Mesir El Shenawy hampir memberi gol kedua untuk Zimbabwe lima menit setelah gol pembuka Dube, salah mengantisipasi tembakan yang memberi Washington Navaya kesempatan ke gawang kosong.
Setelah menit ke-60, penyerang Manchester City Omar Marmoush menyamakan skor, memanfaatkan kelengahan Godknows Murwira dari Zimbabwe untuk menghantam bola ke langit-langit gawang. Mesir menekan, dengan Zizo menyundul ke atas dari jarak empat yard. Saat hasil imbang tampak mungkin, kapten Salah berputar di menit ke-91 dan menembak dengan kaki kiri ke gawang, mengamankan tiga poin dan memicu perayaan di bangku Mesir.
Zimbabwe di bawah pelatih baru Mario Marinica dan tanpa pencetak gol kualifikasi kunci Walter Musona menunjukkan ketangguhan pada penampilan AFCON keenam mereka tapi tak bisa mempertahankan keunggulan. Knowledge Musona, dengan 26 gol internasional, memulai dari bangku cadangan. Mesir bergabung dengan Afrika Selatan, yang mengalahkan Angola lebih awal, di puncak Grup B. Pertandingan ini menonjolkan pentingnya Salah pada AFCON kelimanya di tengah performa bagus di Liverpool.