Espérance de Tunis menghadapi Al Ahly di perempat final Liga Champions CAF

Perempat final Liga Champions CAF 2025-2026 mempertemukan Espérance de Tunis lawan Al Ahly Mesir dalam pertarungan yang sangat dinantikan. Wasit Senegal Issa Sy ditunjuk untuk memimpin leg pertama. Gelandang Tunisia Mohamed Ali Ben Romdhane, kini di Al Ahly, kembali menghadapi klub lamanya di tengah permusuhan yang diantisipasi.

Pertarungan antara Espérance de Tunis dan Al Ahly merupakan laga unggulan di perempat final Liga Champions CAF 2025-2026. Komite wasit Konfederasi Sepak Bola Afrika memilih wasit Senegal Issa Sy untuk mengawasi pertandingan dua leg ini. Sy sebelumnya menangani empat pertandingan Espérance de Tunis, dengan hasil dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan bagi kubu Tunisia. Bagi Al Ahly, ia memimpin tiga laga, menghasilkan satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan bagi klub Mesir tersebut. \n\nLeg pertama dijadwalkan di Stadion Hamadi Agrebi di Tunis, meskipun laporan berbeda soal tanggal pastinya: satu menyebutkan Minggu, 14 Februari, pukul 21:00 GMT, sementara yang lain menyebutkan Minggu, 15 Maret. Leg kedua akan berlangsung di Stadion Kairo pada Sabtu, 21 Maret. \n\nMenambah intrik adalah Mohamed Ali Ben Romdhane milik Al Ahly, gelandang Tunisia berusia 26 tahun yang muncul dari akademi Espérance. Ia bermain untuk klub tersebut dari 2018 hingga 2023, tampil di 143 pertandingan lintas kompetisi, mencetak 44 gol, dan menyumbang 21 assist. Kepindahannya ke rival Al Ahly tidak diterima baik oleh sebagian pendukung Espérance, menyiapkan suasana yang berpotensi memanas di Radès saat ia kembali. \n\nPertemuan ini menggarisbawahi rivalitas dalam sepak bola klub Afrika, dengan kedua tim membawa silsilah kuat ke lapangan.

Artikel Terkait

Dramatic illustration of CAF awarding AFCON 2025 to Morocco after disqualifying Senegal, with players refusing medals amid controversy.
Gambar dihasilkan oleh AI

CAF strips Senegal of AFCON 2025 title, awards Morocco victory; Lions appeal to CAS as players refuse medals

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

CAF has disqualified Senegal from the AFCON 2025 title after a controversial final walk-off against host Morocco, declaring a 3-0 forfeit win for the Atlas Lions. Senegal's federation will challenge the ruling at the Court of Arbitration for Sport, while players including Idrissa Gueye refuse to return medals. The government demands an independent probe into the decision and potential corruption.

Building on their group stage dominance, North African clubs advanced to the semifinals of the CAF Champions League and Confederation Cup quarterfinals, eliminating several Egyptian powerhouses amid upsets, controversies, and tense finishes. Five key return-leg matches shaped the next round.

Dilaporkan oleh AI

Mamelodi Sundowns hold a 1-0 lead over Tunisia's Esperance heading into the CAF Champions League semi-final second leg at Loftus Versfeld Stadium on Saturday. All 52,000 tickets for the match have sold out within a week. The winner will advance to this year's final.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak