Seorang mantan eksekutif Citigroup menyatakan di CNBC bahwa robot humanoid yang tersedia secara komersial kini memberikan pengembalian investasi dalam waktu kurang dari 10 minggu dibandingkan pekerja manusia. Tonggak ekonomi ini dapat mempercepat adopsi di industri seperti manufaktur dan logistik. Klaim ini menyoroti pergeseran ekonomi otomatisasi yang didorong oleh penurunan biaya dan kemampuan AI yang maju.
Ekonomi robotika humanoid telah mencapai ambang batas signifikan, menurut mantan eksekutif Citigroup yang berbicara dengan CNBC. Ia menyatakan bahwa bisnis dapat membeli robot humanoid saat ini yang memberikan periode pengembalian di bawah 10 minggu dibandingkan biaya tenaga kerja manusia. «Anda sudah bisa membeli humanoid saat ini, yang memberikan periode pengembalian dibandingkan pekerja manusia kurang dari 10 minggu,» kata eksekutif tersebut. Pengembalian investasi di bawah tiga bulan ini sangat kontras dengan pengeluaran modal perusahaan tipikal, yang sering memerlukan 12 hingga 18 bulan untuk mendapat persetujuan. Periode pengembalian yang sangat singkat ini menempatkan robot humanoid setara dengan pembelian rutin seperti langganan perangkat lunak. Latar belakang eksekutif di perbankan memberikan kredibilitas pada pandangannya, karena perusahaan keuangan telah lama mendorong tren otomatisasi, dari ATM hingga perdagangan algoritmik. Ia memprediksi bahwa robot AI bisa melebihi jumlah pekerja manusia dalam beberapa dekade, menandakan potensi perubahan bentuk tenaga kerja global. Pandangan ini sejalan dengan perubahan lebih luas dalam otomatisasi, di mana penurunan biaya modal dan peningkatan AI, termasuk model bahasa besar dan penglihatan komputer, memungkinkan robot melakukan tugas dengan kelincahan seperti manusia. Contohnya termasuk robot Optimus milik Tesla, yang mampu mengurutkan objek, dan robot Figure AI, yang diuji di pabrik BMW untuk pekerjaan perakitan. Perkembangan ini menunjukkan «momen penerapan» bagi perusahaan di sektor manufaktur, logistik, dan layanan, di mana kasus bisnis untuk otomatisasi menjadi menarik. Eksekutif tersebut mencatat bahwa Citigroup sendiri telah mengotomatisasi operasi, mengurangi staf sambil berinvestasi dalam alat digital. Meskipun klaim fokus pada ketersediaan komersial saat ini, hal itu menggarisbawahi bagaimana insentif ekonomi dapat mendorong adopsi luas tanpa perubahan infrastruktur besar.