Arsitek Prancis berbagi tips penghematan ruang untuk apartemen kecil Paris

Arsitek Prancis memamerkan desain inovatif untuk ruang hidup kompak di Paris, mengubah apartemen kecil menjadi rumah fungsional. Dari furnitur tersembunyi hingga sekat bertingkat, solusi ini memaksimalkan setiap kaki persegi di unit di bawah 300 kaki persegi. Ide-ide ini diambil dari renovasi di lingkungan bersejarah, memprioritaskan cahaya, penyimpanan, dan pemandangan.

Di Paris, di mana ruang sangat terbatas, para arsitek sedang membayangkan ulang apartemen kecil dengan trik pintar yang memadukan fungsionalitas dan gaya. Salah satu contoh adalah unit 183 kaki persegi di distrik Butte-aux-Cailles, didesain ulang oleh studio Louis Morgan sebagai Cabine 56. Terletak di lantai lima gedung tahun 1950-an, memiliki tema nautikal dengan pemandangan Sacré-Coeur dan Menara Eiffel. Arsitek Louis Aspar meninggikan lantai interior untuk sejajar dengan level teras, memasukkan bangku dengan kompartemen penyimpanan. Anjungan dekat jendela teluk menyediakan tempat duduk tambahan, memungkinkan lima atau enam orang berkumpul dengan nyaman. «Semuanya dikodekan dalam proporsinya», jelas Aspar. Lantai resin berwarna biru meluas ke luar, mencerminkan langit Paris.  nnProyek lain oleh Hélène Lacombe mengubah studio 161 kaki persegi di atap Montmartre menjadi kokon elegan. Bertengger di atas gedung batu kapur abad ke-19, ruang itu rusak dengan lapisan linoleum ganda. Ditujukan untuk penyewaan mahasiswa, menggunakan cermin di sekitar jendela untuk memantulkan sinar matahari dan pohon, menciptakan ilusi kedalaman lebih besar. «Untuk apartemen kecil seperti itu dan anggaran relatif kecil, hasilnya cukup rumit», kata Lacombe.  nnAurélien Duny merenovasi studio 258 kaki persegi abad ke-19 dekat Taman Luxembourg untuk pied-à-terre pasangan Prancis-Spanyol. Ia menghapus dinding, memasang sekat setengah tinggi seperti awan mengambang untuk membiarkan cahaya merata. Modul miring meninggikan area kamar tidur untuk penyimpanan di bawah, dengan ketinggian bervariasi untuk zona berpakaian, mandi, dan toilet. «Yang kami simpan dari ruang existing hanyalah balok langit-langit terbuka», catat Duny.  nnStudio Beau Faire mengonfigurasi ulang studio 250 kaki persegi dekat Menara Montparnasse untuk multifungsi sebagai asrama mahasiswa, ruang rapat, dan Airbnb. Sabrina Julien memindahkan dapur kecil untuk membebaskan penyimpanan dan menambahkan bangku panjang. Pintu putar surut ke dinding sepanjang koridor tengah yang dihias kayu ek terang. «Ada ikatan sentimental yang kuat», kata Julien tentang sejarah pemilik dengan ruang itu.  nnDi Marais, Boclaud Architecture menciptakan pied-à-terre 215 kaki persegi menyerupai suite hotel. Untuk ayah perjalanan dari Aix-en-Provence, termasuk lemari multifungsi dengan meja, tempat tidur tarik, peralatan, dan kamar mandi tersembunyi. Bahan seperti ek berpigmen dan beton lilin menjaganya minimalis. «Dia menginginkan ruang sangat fungsional di mana dia bisa tidur, memasak, dan menikmati kamar mandi sungguhan», kata arsitek Céline Boclaud tentang pemilik yang bersemangat tentang arsitektur.  nnDesain-desain ini menyoroti kecerdikan Parisian dalam hidup ruang kecil, yang awalnya ditampilkan di AD France.

Artikel Terkait

Illustration of a sustainable luxury living room in 2026 with minimalist heirloom furniture, natural materials, and cozy ambiance.
Gambar dihasilkan oleh AI

Interior design trends shift toward meaningful and sustainable homes in 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Luxury interiors in 2026 are moving away from seasonal changes toward fewer, heirloom-worthy pieces that carry personal meaning, according to experts. Designers highlight emotional minimalism, natural materials, and intentional choices that blend comfort with sustainability. These trends reflect a broader evolution in how homeowners curate spaces for longevity and individuality.

In Paris's 10th arrondissement, Ono Studio has transformed a compact 300-square-foot studio into an efficient, light-filled space. Architects Emma Collet and Thomas Diettert divided the apartment into four functional zones using low-slung furniture and mirrors to maximize natural light. The design draws on the building's 1970s character while creating distinct areas for living, working, and sleeping.

Dilaporkan oleh AI

Interior designers have outlined nine practical strategies to help small spaces appear and feel more expansive. These tips address common challenges in compact living areas. The advice comes from experts featured in a recent guide.

Architectural Digest India has highlighted six beautiful homes across the country that feature one-of-a-kind architectural designs. These residences range from palatial interiors to shire-inspired homestays, emphasizing uniqueness in everyday living.

Dilaporkan oleh AI

A BuzzFeed article highlights reader opinions on home design features from past decades that surpass current trends. Commenters shared preferences for practical elements like walk-in pantries and single-story homes. These insights reflect a nostalgia for functionality in living spaces.

Sarah Knafo, Reconquête! candidate for Paris mayor, promotes an ambitious and rigorously costed program. Yet, analysis shows underestimated expenses and unrealistic savings in her 130-page manifesto. A flagship project, a two-kilometer promenade above the riverside expressways, raises technical and regulatory issues.

Dilaporkan oleh AI

Prime Minister Sébastien Lecornu announced a housing relaunch plan aiming to build 2 million homes by 2030, or 400,000 per year. This marks a doctrinal shift after three years of inaction amid France's housing crisis. The announcement came from Rosny-sous-Bois in Seine-Saint-Denis, highlighting the urgency of the issue for French citizens.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak