Ruang tamu Glen Campbell era 1990-an menginspirasi tren grandma chic

Sesi foto tahun 1994 dari rumah musisi Glen Campbell di Scottsdale, Arizona, muncul kembali sebagai contoh awal tren desain interior grandma chic. Ruang tamu menampilkan tartan berlapis, tirai bunga, dan elemen kayu antik yang selaras dengan gaya nostalgia yang sedang populer saat ini. Para ahli menyoroti bagaimana tampilan ini memadukan pesona vintage dengan maksimalisme modern.

Dalam sesi foto tahun 1994 yang diambil oleh Paul Harris untuk Getty Images, legenda musik country Glen Campbell berpose bersama keluarganya di ruang tamu rumahnya di Scottsdale, Arizona. Ruang tersebut menampilkan furnitur berlapis kain tartan merah dan biru tua, dilengkapi dengan karpet Persia merah dan tirai bunga merah. Potongan kayu antik, termasuk meja kopi, lemari, dan cermin latar belakang, bersama aksen kuningan, menciptakan suasana yang kokoh dan penuh cerita yang digambarkan sebagai melindungi dan nostalgia. Desain ini mendahului penamaan resmi tren 'grandma chic' selama 32 tahun, namun mewujudkan elemen intinya. Tren ini terinspirasi dari rumah nenek, menyukai bunga, kayu usang, dan tekstur anyaman tanpa menyimpang ke kitch. Seperti yang dicatat dalam liputan terkini, interior semacam ini mendominasi papan Pinterest karena daya tariknya yang menginspirasi dan penuh kepribadian. Ahli desain Natalie Prince mendefinisikan grandma chic sebagai 'campuran playful dari pesona vintage dan maksimalisme modern. Ini memadukan panel kayu, wallpaper bunga, furnitur tartan, seni bergaya antik, dan ubin kotak-kotak untuk menciptakan rasa berlapis dan nostalgia yang penuh kepribadian. Estetika sekolah lama ini menggabungkan gaya kontras rumah pedesaan Inggris dengan kebangkitan retro untuk memberikan tampilan tak terduga dan menakjubkan pada rumah.' Rachel Ashwell, pendiri Shabby Chic, memberikan panduan untuk mencapai gaya tersebut: 'Ketika barang-barang terasa seperti kekacauan, bukan dikurasi, itulah saatnya Anda sudah kelewatan. Saya percaya kunci untuk mengkurasi ruang Anda adalah memastikan bahwa potongan di rumah Anda menawarkan keindahan, kenyamanan, dan/atau fungsi.' Ia menambahkan, 'Jangan takut mencampur dan mencocokkan, tapi saat melakukannya, pastikan setiap potongan berbicara dengan apa yang dilapisinya, sebagai bagian dari 'ceritanya'. Baik cerita warna atau bunga, harus terasa kohesif; jika tidak, bisa berakhir seperti kekacauan.' Artikel ini, diterbitkan pada 28 Februari 2026, mencakup saran produk untuk mereplikasi elemen ruangan Campbell, seperti karpet flatweave polyester dari Pottery Barn mulai dari $45 dan cermin ukir Black Forest Jerman dari 1stDibs seharga $7.800.

Artikel Terkait

Photorealistic illustration of a cozy living room blending 'grandma chic' and 1970s retro decor trends for 2026, inspired by celebrity homes.
Gambar dihasilkan oleh AI

Nostalgic home decor trends resurface for 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Home decor trends are shifting toward nostalgic styles in 2026, with 'grandma' aesthetics and 1970s influences gaining popularity among designers. Celebrities like Eric Clapton and Ozzy Osbourne provide inspiration through their retro spaces.

Recent articles highlight the enduring appeal of 1970s home decor, from wood paneling to bold patterns, evoking strong nostalgia among readers. Archival photos and modern product lines showcase how these vibrant trends continue to influence contemporary interiors. Designers warn against common vintage mistakes to keep homes feeling timeless rather than dated.

Dilaporkan oleh AI

Archival images from 1971 reveal singer-songwriter Carole King's Laurel Canyon home, featuring musical elements integrated into her living room design. Experts note that her use of natural materials and personality-driven decor aligns with 2026 trends moving away from minimalism. The space highlights a dark wood grand piano, a zither as wall art, and a red and navy Persian rug.

Erin Napier, known for her HGTV series Home Town, features blue-and-white vintage ceramics on her mantel in her Laurel, Mississippi home. Her design mixes old and new pieces, varying patterns, heights, and scales for a layered, comforting look. Experts share tips on replicating this timeless style.

Dilaporkan oleh AI

A new interior design style called heritage maximalism is capturing attention for its layered, antique-inspired look. The trend, described as looking effortlessly chic, has gone viral in March. It features rich layers and expressive references to antiques.

Luxury interiors in 2026 are moving away from seasonal changes toward fewer, heirloom-worthy pieces that carry personal meaning, according to experts. Designers highlight emotional minimalism, natural materials, and intentional choices that blend comfort with sustainability. These trends reflect a broader evolution in how homeowners curate spaces for longevity and individuality.

Dilaporkan oleh AI

A growing design movement called nestalgia is leading millennials and Gen Z to recreate childhood spaces filled with Y2K and 1990s items. Individuals like Lizzy Muñoz and Destinee Ristau are transforming rooms into nostalgic havens using toys, DVDs, and posters from their youth. Experts note that this practice offers emotional benefits, including improved mood and coping skills.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak