Proyek GNU telah merilis Coreutils 9.10, pembaruan stabil untuk rangkaian alat esensialnya untuk manipulasi file, shell, dan teks pada sistem Linux dan mirip Unix. Versi ini mengatasi regresi dari 9.9 dan memperkenalkan peningkatan untuk kinerja dan kompatibilitas yang lebih baik. Diterbitkan pada 4 Februari 2026, rilis ini berfokus pada keandalan di berbagai utilitas.
Kumpulan GNU Coreutils menjadi dasar hampir setiap sistem operasi Linux dan mirip Unix, menyediakan perintah fundamental untuk tugas sehari-hari. Versi 9.10, yang diumumkan oleh proyek GNU, menangani beberapa masalah dari rilis 9.9 sebelumnya, khususnya regresi pada perintah seperti cp, install, dan mv. Ini memengaruhi penyalinan file sparse menggunakan SEEK_HOLE pada sistem file seperti ext4, terutama saat file sedang diperbarui dan copy offload tidak tersedia. Penanganan sinyal melihat peningkatan signifikan dalam pembaruan ini. Perintah timeout sekarang menyebarkan semua sinyal terminasi dengan benar ke proses yang dipantau, memastikan proses anak tidak terus berjalan setelah induk keluar. Sinyal yang diabaikan dihormati dengan lebih akurat, yang menguntungkan pekerjaan shell latar belakang. Selain itu, tail -f --pid menghindari keluar tak terduga pada sinyal non-terminasi. Utilitas lain juga menerima perbaikan kebenaran. Perintah date menangani direktif format yang menghasilkan output kosong tanpa gagal. Perintah dd mencegah penimpaan file yang ada jika pemotongan gagal. Masalah portabilitas lama di du dan ls telah diselesaikan, sehingga tidak lagi mengubah string yang dikembalikan oleh getenv. Alat seperti fmt, numfmt, md5sum, dan keluarga sha*sum mendapat manfaat dari penanganan kesalahan yang lebih baik, penguraian sufiks, dan terjemahan akhir baris. Selain perbaikan, Coreutils 9.10 menambahkan peningkatan fungsional. Perintah paste sekarang mendukung karakter multi-byte sepenuhnya, termasuk delimiter multi-byte. Du mendapatkan opsi pendek -A untuk --apparent-size, membantu kompatibilitas dengan FreeBSD. Stat dan tail mengenali tipe sistem file guest-memfd, sementara tail memperkenalkan opsi --debug untuk menjelaskan implementasi mode follow-nya. Peningkatan kegunaan mencakup rendering tebal nama opsi dalam output --help dan halaman man, dengan hyperlink ke dokumentasi online. Perubahan ini meningkatkan stabilitas dan portabilitas, membuat alat lebih tangguh bagi administrator sistem dan pengembang. Untuk detail lengkap, pengumuman resmi menyediakan gambaran teknis.