Pelanggaran identitas meningkat, memicu saran keamanan baru

Jumlah dan dampak pelanggaran identitas terus meningkat, membuat bisnis menjadi lebih rentan dari sebelumnya. Perusahaan keamanan siber CyberArk menyatakan bahwa perusahaan membutuhkan pendekatan keamanan identitas yang terpadu dan otomatis untuk mengatasi ancaman yang kian berkembang.

Pelanggaran identitas menjadi semakin umum dan merusak seiring berjalannya waktu. Perkembangan ini menempatkan bisnis pada risiko yang lebih besar terkait kehilangan data serta akses tanpa izin ke sistem-sistem penting.

Artikel Terkait

In 2026, organizations in Colombia face an average of 2,803 weekly cyberattacks, with potential losses up to US$6.3 million per incident. Recent data leaks via third-party providers have exposed sensitive information from BBVA and Nubank clients, as well as from entities like Supersalud and Dian. Experts warn about the vulnerability of these weak links in the security chain.

Dilaporkan oleh AI

Experts have raised alarms over major job-search websites collecting and selling personal information from users seeking employment.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak