Pasar saham India mencatat penurunan harian terdalam dalam hampir sebulan terakhir. Penurunan ini menyusul aksi jual saham teknologi di seluruh dunia serta kekhawatiran mengenai kemungkinan kebijakan suku bunga Amerika Serikat.
Nifty 50 dan BSE Sensex sama-sama mengalami penurunan signifikan selama sesi perdagangan. Dolar AS yang lebih kuat serta aksi ambil untung setelah kenaikan sebelumnya turut memberikan tekanan pada indeks acuan tersebut.
Sebagian besar sektor mencatat kerugian, dengan saham logam dan teknologi informasi menjadi yang berkinerja paling lemah. Sebaliknya, sektor farmasi dan layanan kesehatan bertahan lebih baik dibandingkan pasar secara keseluruhan.
Volume perdagangan dan volatilitas meningkat seiring berjalannya sesi. Para pelaku pasar kini tengah memantau level support utama untuk menentukan arah pergerakan selanjutnya.