Intel merilis ISPC 1.30 dengan dukungan AMX di pustaka standar

Intel telah merilis versi 1.30 dari kompiler ISPC miliknya, memperkenalkan dukungan untuk AMX di pustaka standar. Pembaruan ini meningkatkan kemampuan bagi pengembang yang bekerja dengan perangkat keras Intel. Pengumuman ini datang dari Phoronix, sumber utama berita Linux dan perangkat keras open source.

Pelepasan Intel ISPC 1.30 menandai pembaruan penting untuk alat kompiler open source yang dirancang khusus untuk arsitektur Intel. Menurut Phoronix, versi ini menggabungkan dukungan AMX—Advanced Matrix Extensions—langsung ke dalam pustaka standar, memungkinkan penanganan operasi matriks yang lebih efisien dalam tugas komputasi paralel. ISPC, atau Intel SPMD Program Compiler, dirancang untuk menyederhanakan pengembangan aplikasi berperforma tinggi di berbagai inti. Penambahan dukungan AMX sangat relevan untuk beban kerja pembelajaran mesin dan komputasi ilmiah, di mana perkalian matriks umum terjadi. Pengembang kini dapat memanfaatkan ekstensi ini tanpa implementasi khusus, yang menyederhanakan alur kerja mereka. Phoronix, yang dikenal dengan liputan mendalam tentang benchmark perangkat keras Linux dan grafis open source, menyoroti rilis ini sebagai langkah maju dalam ekosistem perangkat lunak Intel. Meskipun detail tentang peningkatan performa atau kasus penggunaan spesifik terbatas pada pengumuman awal, pembaruan ini selaras dengan upaya berkelanjutan untuk mengoptimalkan perangkat keras Intel terhadap tuntutan komputasi modern. Perkembangan ini diharapkan menguntungkan pengguna komunitas Linux, termasuk mereka yang menjalankan Ubuntu atau distribusi lain yang berfokus pada komputasi berperforma tinggi. Tidak ada jadwal untuk peningkatan lebih lanjut yang diberikan, tetapi integrasi AMX ke pustaka inti menandakan adopsi yang lebih luas di proyek mendatang.

Artikel Terkait

AMD has introduced version 23.0-0 of its AOMP compiler, continuing improvements to Fortran support. The update is covered by Phoronix, a site focused on Linux hardware and open-source developments. This release builds on prior efforts to bolster Fortran capabilities within the compiler.

Dilaporkan oleh AI

Intel has integrated initial support for its DSA 3.0 accelerators into the Linux 7.0 kernel. This development marks early steps toward enabling these hardware accelerators on the open-source operating system. The update comes from Phoronix, a site focused on Linux hardware and performance.

Benchmarks on Intel's new Panther Lake processors show Ubuntu Linux outperforming Windows 11 in many compute-intensive tasks. The tests, conducted by Phoronix, highlight Linux's advantages in areas like compilation and memory performance. While Windows holds edges in some AI and application-specific workloads, the results underscore ongoing OS rivalry on modern hardware.

Dilaporkan oleh AI

Canonical has announced that Ubuntu 26.04 LTS will support the SpacemiT K3, one of the first RISC-V processors compliant with the RVA23 specification. This eight-core chip includes advanced features like vector processing and an AI accelerator, marking a step forward for Linux on RISC-V hardware. Development boards from Banana Pi and Milk-V are already available for testing.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak