Seorang pria Amerika berusia 20-an ditangkap di Israel pada 9 Juni 2026 karena diduga memata-matai untuk kepentingan intelijen Iran. Otoritas Israel mengumumkan penangkapan tersebut pada hari Selasa setelah menyelesaikan penyelidikan mereka.
Tersangka ditahan menyusul operasi gabungan oleh Kepolisian Israel dan dinas keamanan Shin Bet. Tugasnya dilaporkan melibatkan pemotretan situs-situs sensitif dengan imbalan pembayaran kecil.
Penyelidikan dilakukan di bawah perintah pembungkaman yang ketat. Pengadilan Yerusalem memperpanjang masa penahanan pria tersebut beberapa kali sebelum jaksa mengajukan pernyataan resmi terhadapnya.
Surat dakwaan diperkirakan akan diajukan dalam beberapa hari mendatang. Jaksa berencana untuk meminta penahanan terus dilakukan hingga persidangan berakhir.
Kepala Inspektur Amichai Panta dari unit pusat Distrik Yerusalem mencatat bahwa beberapa kasus spionase baru-baru ini melibatkan bantuan kepada musuh selama masa perang.