Israel menangkap warga Amerika yang dituduh memata-matai untuk Iran

Seorang pria Amerika berusia 20-an ditangkap di Israel pada 9 Juni 2026 karena diduga memata-matai untuk kepentingan intelijen Iran. Otoritas Israel mengumumkan penangkapan tersebut pada hari Selasa setelah menyelesaikan penyelidikan mereka.

Tersangka ditahan menyusul operasi gabungan oleh Kepolisian Israel dan dinas keamanan Shin Bet. Tugasnya dilaporkan melibatkan pemotretan situs-situs sensitif dengan imbalan pembayaran kecil.

Penyelidikan dilakukan di bawah perintah pembungkaman yang ketat. Pengadilan Yerusalem memperpanjang masa penahanan pria tersebut beberapa kali sebelum jaksa mengajukan pernyataan resmi terhadapnya.

Surat dakwaan diperkirakan akan diajukan dalam beberapa hari mendatang. Jaksa berencana untuk meminta penahanan terus dilakukan hingga persidangan berakhir.

Kepala Inspektur Amichai Panta dari unit pusat Distrik Yerusalem mencatat bahwa beberapa kasus spionase baru-baru ini melibatkan bantuan kepada musuh selama masa perang.

Artikel Terkait

Dramatic illustration depicting the arrest of Shamim Mafi, an Iranian U.S. resident, at LAX for allegedly brokering Iranian weapons sales to Sudan.
Gambar dihasilkan oleh AI

Iranian U.S. permanent resident arrested at LAX on allegation of brokering Iranian weapons sales to Sudan

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Federal prosecutors say Shamim Mafi, a 44-year-old Iranian national and lawful U.S. permanent resident, was arrested on April 19, 2026, at Los Angeles International Airport as she prepared to fly abroad. Authorities allege she helped broker sales of Iranian-made military equipment—including drones, bomb components and large quantities of ammunition—linked to Sudan’s military, in a scheme prosecutors say was designed to evade U.S. sanctions.

Authorities have foiled a terror plot aimed at Jewish institutions across New York, California and Arizona. An Iraqi suspect linked to the scheme is now in custody.

Dilaporkan oleh AI

At least 17 people were arrested Saturday in Tel Aviv as Israeli police violently dispersed an antiwar protest against the U.S.-Israeli war on Iran, despite a top court order allowing the demonstration. Peace activist Alon-Lee Green, an organizer who was detained, said public support for the war has rapidly declined. Similar protests took place in Haifa and Jerusalem.

A 36-year-old man has been arrested after violently assaulting a 48-year-old French nun on Tuesday afternoon near David's Tomb on Mount Zion in Jerusalem. Israeli police placed him in custody, investigating all possible motives, including a nationalist one. The victim, lightly injured but shocked, was protected by an Israeli tourist.

Dilaporkan oleh AI

Three activists detained during a humanitarian mission to the Gaza Strip have claimed they were sexually and physically abused by Israeli soldiers. The allegations were made at a press conference in Seoul on Thursday. The Israeli Embassy has denied the claims.

A 27-year-old Tunisian man was arrested on May 7 and charged on Monday with planning a jihadist attack on a Paris museum, possibly the Louvre.

Dilaporkan oleh AI

Iran carried out the executions of two men identified as protest leaders on Tuesday in Shahrud County. The hangings form part of a wider campaign of state killings targeting dissent.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak