Jessica Alba hadir di presentasi ready-to-wear musim gugur 2026 Fendi selama Milan Fashion Week, mengenakan ensemble setelan dari koleksi tersebut. Pertunjukan ini menandai debut Maria Grazia Chiuri sebagai chief creative officer, menampilkan lemari pakaian mayoritas hitam dengan gaya praktis dan bervariasi. Alba melengkapi penampilannya dengan tas Baguette khas merek tersebut dan riasan glam alami.
Jessica Alba, pendiri The Honest Company dan aktris, tampil di pertunjukan ready-to-wear musim gugur 2026 Fendi pada hari Rabu selama Milan Fashion Week. Ia mengenakan blazer lengan panjang dengan lapel tajam, rompi hitam, dan celana longgar dari koleksi tersebut. Aksesori meliputi tas Baguette Fendi musim gugur 2026, sementara riasannya menampilkan alis tebal, mata dengan garis tipis, dan bibir glossy. Rambutnya ditata dengan belahan samping viral dan ikal lembut yang mengalir ke bahu. Koleksi tersebut, yang dikurasi oleh Maria Grazia Chiuri, menekankan potongan yang dapat dipakai dalam palet mayoritas hitam. Chiuri, yang bergabung dengan Fendi pada 1989 dan berkontribusi pada pengembangan tas Baguette ikonik, menggambarkan pendekatannya sebagai menciptakan 'lemari transversal'. Ia menyatakan, 'Ide saya adalah membuat jaket yang diinginkan semua orang.' Pengulas Miles Socha menggambarkan lini tersebut sebagai 'koleksi yang menyenangkan penonton, pemalu dalam sensasi mode tapi kuat dalam klasik realistis, mudah dijangkau, dan dibuat dengan baik.' Ia mencatat nada hitam sebagai 'sederhana dan rapi, atau aman dan laku,' dengan pengaruh denim, militer, dan bohemian. Visi Chiuri menandakan pergeseran ke arah apa yang diinginkan audiens daripada tren yang dipaksakan. Sepatu menonjolkan sentuhan kreatif Chiuri, termasuk loafers penny hitam, pompa slingback berbulu, dan sepatu bot motif hewan. Kaos kaki berlapis muncul dengan berbagai gaya, seperti kaos kaki hitam semi-transparan setinggi betis di atas hak motif hewan dan kaos kaki kuning dengan loafers. Elemen lain termasuk sepatu platform dengan hak blok bening melengkung, sandal silang berpaku, dan sepatu kets cerah dalam motif hewan dan kuning. Presentasi coed membawa motto 'Less I, more us,' mencerminkan kembalinya Chiuri setelah satu dekade di merek tersebut. Ia merefleksikan, 'Hal-hal telah berubah begitu banyak di industri dan perusahaan... Saya melihat hal-hal dari sudut pandang berbeda.' Deskripsi resmi menggambarkan koleksi sebagai 'peta geografi pribadi, di mana pakaian adalah pertemuan, momen, minat, pertukaran.'