Pria Kentucky didakwa atas pembunuhan dalam kecelakaan di halte bus

Seorang pria berusia 45 tahun menghadapi dakwaan pembunuhan setelah menabrak sekelompok orang di sebuah halte bus di Shively, Kentucky, yang mengakibatkan satu orang tewas dan empat orang lainnya luka-luka.

Kevin Moore dituduh menerobos lampu merah dengan mobil Chevy Silverado berwarna hitam pada hari Senin di persimpangan Dixie Highway dan Rockford Lane. Truk tersebut menabrak kendaraan lain sebelum menghantam lima orang yang sedang menunggu di halte, menurut Sersan Polisi Shively, Jordan Brown. Salah satu korban, Danielle Cordes yang berusia 43 tahun, meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut, sementara dua orang korban luka lainnya menderita cedera yang mengancam jiwa.

Artikel Terkait

Seorang pria berusia 27 tahun telah didakwa melakukan pembunuhan tingkat dua setelah diduga menabrakkan mobil pikapnya ke sebuah keluarga beranggotakan empat orang di jalan raya antarnegara bagian Michigan saat sedang mengemudi dalam keadaan mabuk.

Dilaporkan oleh AI

Para penyintas dan anggota keluarga telah mengajukan gugatan terhadap seorang pengemudi truk yang dituduh menyebabkan tabrakan beruntun fatal di sebuah jalan raya di Ohio bulan lalu. Kecelakaan tersebut menewaskan tiga anggota dari satu keluarga dan melukai beberapa orang lainnya.

Kirk Johnson, pria berusia 46 tahun asal Wisconsin, menghadapi dakwaan pembunuhan akibat penggunaan kendaraan dalam keadaan mabuk setelah kecelakaan yang menewaskan Kimberly Clark yang berusia 56 tahun. Tabrakan tersebut terjadi pada hari Sabtu di Eau Claire County saat Clark dan seorang wanita lainnya sedang dalam perjalanan pulang dari pemakaman. Johnson diduga memiliki kadar alkohol dalam darah lebih dari dua kali lipat batas legal.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 23 tahun menghadapi tuntutan pidana berat setelah tabrakan adu banteng di Milwaukee yang menewaskan pengemudi lain bulan lalu.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak