Wanita Kentucky didakwa atas penembakan fatal ibunya

Brianna Rich, 27 tahun, menghadapi dakwaan pembunuhan setelah diduga menembak ibunya, Carol Rich, 50 tahun, selama perkelahian fisik di London, Kentucky. Insiden itu terjadi pada 14 Maret 2025, dan Rich langsung menelepon 911 setelahnya. Anggota keluarga menggambarkan sejarah ketegangan dan perjuangan Rich dengan penyalahgunaan zat adiktif.

Pada malam tanggal 14 Maret 2025, deputies dari Kantor Sheriff Kabupaten Laurel merespons laporan penembakan di sebuah rumah di London, Kentucky, tempat tinggal Brianna Rich dan ibunya, Carol Rich. Brianna Rich, 27 tahun, telah menghubungi 911 dan memberi tahu dispatcher, «Saya baru saja menembak ibu saya.» Menurut detail dari panggilan tersebut, ia menembak sekitar lima kali setelah konfrontasi fisik tersebut.  nnRich menggambarkan kejadian kepada dispatcher, menyatakan bahwa ibunya «datang menghampiri saya. Mencoba menyakiti dan mencekik saya. Ini sudah berlangsung lama sekarang. Saya belum bisa keluar dari rumah.» Ia menambahkan, «Saya sedang menekan luka-lukanya dengan selimut, dan dia tidak punya denyut nadi. Ada banyak darah.»  nnPetugas pertama menemukan Carol Rich, 50 tahun, di luar tempat tinggal dan menyatakan ia meninggal di tempat kejadian. Brianna Rich ditangkap dan didakwa pembunuhan. Ia masih ditahan di Pusat Koreksional Kabupaten Laurel. Pada hari Selasa setelah penangkapannya, ia diperintahkan menjalani pemeriksaan kompetensi rawat inap, dengan sidang pengadilan berikutnya dijadwalkan pada 1 Juni.  nnKerabat memberikan konteks tentang dinamika keluarga. Brianna tinggal bersama ibunya sambil mengatasi masalah narkoba, telah sadar selama dua tahun tetapi kemungkinan kambuh. Kakak perempuannya, Bridgett Rich, menceritakan insiden sebelumnya beberapa tahun lalu ketika Brianna diduga mencoba menusuk Carol, serangan yang dihentikan oleh pacar Carol saat itu.  nnKasus ini menyoroti konflik keluarga yang berkelanjutan, meskipun pihak berwenang belum merilis detail lebih lanjut tentang penyelidikan.

Artikel Terkait

Courtroom illustration depicting Kouri Richins' conviction for her husband's fentanyl poisoning murder.
Gambar dihasilkan oleh AI

Juri di Utah memvonis Kouri Richins bersalah atas pembunuhan berencana dalam kasus keracunan fentanil oleh suaminya

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Juri di Utah, Amerika Serikat, memvonis Kouri Richins bersalah atas pembunuhan berat dan dakwaan lainnya pada 17 Maret 2026, setelah tiga jam berunding dalam persidangan selama tiga minggu, dan menemukan bahwa ia meracuni suaminya, Eric, dengan koktail yang dicampur fentanil pada Maret 2022. Ibu berusia 35 tahun ini terancam hukuman 25 tahun penjara; vonis akan dijatuhkan pada 13 Mei mendatang.

Pihak berwenang di Texas telah menangkap Breyanai Moore atas kematian suami yang sudah berpisah, Lonnie Moore, yang awalnya diduga bunuh diri tetapi kemudian dinyatakan sebagai pembunuhan. Insiden tersebut terjadi pada Juni 2025, dan Moore ditahan sembilan bulan kemudian. Penyelidikan polisi mengungkap detail tentang perpisahan pasangan tersebut dan peristiwa yang menyebabkan penembakan.

Dilaporkan oleh AI

Seorang wanita berusia 31 tahun ditembak mati oleh suami yang terpisah saat bekerja shift malam di sebuah bar di Paducah, Kentucky. Insiden terjadi pada 13 Desember 2025, dan tersangka menghadapi tuduhan pembunuhan terkait kekerasan domestik. Pihak berwenang mencatat bahwa pasangan tersebut sedang dalam proses perceraian.

Lora Morgan menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat pertama setelah diduga menembak Samantha Goolsby saat terjadi pertengkaran di Cookeville, Tennessee. Pihak berwenang mengatakan bahwa Morgan telah mengakui perbuatannya dan menyembunyikan sebagian jenazah di area hutan. Ia kini ditahan dengan uang jaminan sebesar $820.000.

Dilaporkan oleh AI

Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun di Philadelphia menembak hingga tewas pacar ibunya di wajah pada 5 Maret setelah perselisihan domestik terkait kunjungan bayi baru lahir mereka. Insiden itu terjadi setelah anak laki-laki menyaksikan perkelahian fisik antara ibunya dan pria tersebut. Polisi melaporkan bahwa ibu dan anak sama-sama bekerja sama dengan penyidik di lokasi kejadian.

Elizabeth H. Radmacher, 68 tahun, menghadapi dakwaan pembakaran, membahayakan orang lain secara sengaja, dan perusakan kriminal setelah diduga membakar apartemennya di Louisville pada 14 Maret. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 3 pagi saat ia menghadapi pengusiran, memaksa delapan penghuni lainnya untuk melarikan diri. Saksi mata melaporkan mendengar dia mengancam akan 'membunuh semua orang.'

Dilaporkan oleh AI

Seorang sopir DoorDash berusia 41 tahun di Detroit menghadapi beberapa tuduhan setelah meninggalkan lima anaknya sendirian di mobil dengan senjata yang tidak diamankan, yang mengakibatkan putra berusia 11 tahunnya menembak mati adik perempuannya yang berusia 6 tahun. Insiden itu terjadi di tempat parkir saat ibu tersebut mengambil pesanan makanan. Pihak berwenang menggambarkan peristiwa tersebut sebagai kelalaian, yang menyebabkan trauma seumur hidup bagi keluarga.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak