Kim Kardashian mengaitkan kinerja buruknya di kelas hukum dengan penggunaan ChatGPT sebagai alat bantu belajar. Pada saat yang sama, OpenAI menepis rumor tentang larangan saran hukum dan medis di platform tersebut.
Kim Kardashian, yang dikenal dengan usahanya mengejar karir hukum, baru-baru ini menyalahkan ChatGPT atas nilai rendahnya dalam ujian kelas hukum. Bintang reality TV dan pengusaha itu menyarankan bahwa mengandalkan chatbot AI untuk belajar berkontribusi pada hasil yang mengecewakan.
Dalam perkembangan terkait, OpenAI telah membantah spekulasi mengenai larangan potensial untuk memberikan saran hukum dan medis melalui ChatGPT. Perusahaan tersebut menekankan bahwa tidak ada pembatasan semacam itu yang diberlakukan, menyangkal rumor online yang telah beredar tentang pembatasan respons alat tersebut di bidang profesional sensitif.
Artikel TechRadar, yang diterbitkan pada 4 November 2025, menyoroti ironi menggunakan AI sebagai tutor, dengan peringatan: 'Tapi AI mungkin tidak seharusnya menjadi tutor Anda.' Insiden ini menekankan perdebatan berkelanjutan tentang keandalan AI generatif dalam konteks pendidikan dan profesional, terutama untuk bidang berisiko tinggi seperti hukum.