Para pengembang mengusulkan pengaktifan ekstensi sinkronisasi transaksional Intel (TSX) secara default di kernel Linux 7.0 mendatang pada CPU yang didukung. Perubahan ini bertujuan meningkatkan performa tanpa memerlukan konfigurasi manual. Langkah ini menargetkan perangkat keras yang mampu memanfaatkan fitur TSX.
Komunitas pengembangan kernel Linux sedang mempertimbangkan pembaruan signifikan untuk versi 7.0, dengan fokus pada teknologi TSX Intel. Menurut laporan dari Phoronix, rencana tersebut melibatkan pengaktifan TSX secara default pada CPU yang mendukungnya, yang berpotensi meningkatkan performa sistem. Intel TSX, bagian dari arsitektur prosesor perusahaan, memungkinkan operasi memori transaksional optimis, yang dapat mengurangi kontensi pada aplikasi multi-threaded dan meningkatkan efisiensi pada beban kerja tertentu. Dengan menjadikan fitur ini default di Linux 7.0, pengguna dengan perangkat keras kompatibel—seperti prosesor Intel Core terbaru—dapat memperoleh manfaat otomatis tanpa perlu menyesuaikan parameter kernel. Usulan ini sejalan dengan upaya berkelanjutan untuk mengoptimalkan kernel Linux bagi perangkat keras modern. Meskipun benchmark spesifik atau detail implementasi masih menunggu, perubahan ini menekankan evolusi kernel untuk memanfaatkan kemampuan CPU canggih secara langsung. Pengembang belum mengonfirmasi jadwal rilis pasti Linux 7.0, tetapi pembaruan semacam ini biasanya muncul melalui daftar email kernel dan pengajuan patch. Tidak ada kutipan dari pemelihara kernel dalam liputan awal, tetapi inisiatif ini mencerminkan tren lebih luas dalam perangkat lunak open-source untuk menyederhanakan penyetelan performa bagi pengguna akhir dan administrator server.