Linux Foundation mengumumkan pembentukan Open Robust Compartmentalization Alliance (ORCA) pada 24 November 2025, untuk meningkatkan keamanan perangkat lunak melalui teknik kompartmentalisasi. Inisiatif ini menyatukan universitas, perusahaan teknologi, dan lembaga penelitian untuk menciptakan sistem yang lebih tangguh di tengah ancaman siber yang meningkat. ORCA bertujuan membatasi dampak kerentanan perangkat lunak sebelum memburuk.
Pada 24 November 2025, di San Francisco, Linux Foundation, organisasi nirlaba yang mempromosikan inovasi open source, meluncurkan Open Robust Compartmentalization Alliance (ORCA). Aliansi ini berfokus pada peningkatan ketahanan dan efisiensi sistem perangkat lunak dengan memajukan pendekatan praktis terhadap kompartmentalisasi perangkat lunak, yang mengisolasi komponen untuk menahan kesalahan dan kerentanan keamanan.
ORCA berfungsi sebagai platform netral untuk kolaborasi lintas akademisi, industri, dan pemerintah, mendorong berbagi pengetahuan, praktik terbaik, dan pengembangan teknologi. Upaya ini mengatasi kecanggihan serangan siber yang semakin meningkat, termasuk yang didorong AI, di mana metode penambalan tradisional tidak memadai. Seperti yang dinyatakan Mike Dolan, SVP Legal and Strategic Programs di Linux Foundation: "Saat serangan otomatis dan berbasis AI terus berkembang, keamanan perangkat lunak tidak lagi bisa hanya bergantung pada penambalan kerentanan setelah kejadian. ORCA memperkenalkan model ke depan – yang memecah perangkat lunak menjadi bagian terisolasi dan tangguh yang dirancang untuk menahan ancaman sebelum menyebar."
Inisiatif ini mengundang partisipasi dari pembuat chip hingga penyedia cloud dan berencana mengadakan pertemuan kickoff komunitas dalam beberapa minggu mendatang untuk membahas kasus penggunaan awal. Dukungan dari kalangan akademisi menekankan potensi ORCA. Justin Cappos, Profesor di New York University Tandon School of Engineering, mencatat: "ORCA adalah titik fokus untuk upaya gabungan di seluruh tumpukan perangkat lunak dan perangkat keras untuk melawan dengan membatasi dampak serangan yang berhasil."
Xiaoyi Lu dari University of California, Merced, menambahkan: "ORCA menjembatani penelitian dan praktik untuk memperkuat ketahanan sistem operasi di era AI." Dukungan serupa datang dari Alex Voulimeneas di Delft University of Technology, Hugo Lefeuvre di University of British Columbia, dan Glenn Ricart dari US Ignite, yang menyoroti peran kompartmentalisasi dalam membangun sistem tepercaya dan mencegah interaksi antar aplikasi multi-vendor.
Untuk bergabung, kunjungi https://orca-lf.org/.