Lumentum mengumumkan investasi NVIDIA di konferensi Morgan Stanley

Lumentum Holdings Inc. mengungkapkan investasi senilai 2 miliar dolar AS dari NVIDIA selama presentasinya di Konferensi Teknologi, Media & Telekomunikasi Morgan Stanley pada 2 Maret 2026. Kemitraan ini, yang dikembangkan selama bertahun-tahun, mencakup komitmen pembelian bernilai miliaran dolar untuk laser bertenaga tinggi. CEO Michael Hurlston menyoroti keunggulan perusahaan dalam teknologi laser untuk aplikasi optik.

Pada 2 Maret 2026, pukul 2:30 PM EST, Lumentum Holdings Inc. (LITE) berpartisipasi dalam Konferensi Teknologi, Media & Telekomunikasi Morgan Stanley. Sesi tersebut, yang dimoderatori oleh Meta Marshall dari Divisi Riset Morgan Stanley, berfokus pada topik jaringan dan keamanan siber. Marshall membuka dengan mencatat pengumuman pagi Lumentum tentang investasi 2 miliar dolar dari NVIDIA. Ia mengundang CEO Michael E. Hurlston untuk memberikan detail. Hurlston menyatakan antusiasme terhadap kemitraan tersebut, menyatakan bahwa itu telah dikembangkan selama bertahun-tahun melalui kolaborasi pada peta jalan laser Lumentum. Ia menggambarkan investasi sebagai puncak dari pekerjaan ini, ditambah komitmen pembelian bernilai miliaran dolar dari NVIDIA. Diskusi berpusat pada laser bertenaga tinggi Lumentum yang dirancang untuk skala optik keluar dan potensi skala optik naik. Hurlston menekankan diferensiasi perusahaan, terutama dengan laser bertenaga tinggi 400 miliwatt, menyebutkan keunggulan dalam keandalan dibandingkan pesaing. «Kami telah mengerjakan laser ini selama waktu yang lama, dan kami pikir kami memiliki diferensiasi yang luar biasa,» kata Hurlston. Ia mencatat perkiraan industri yang bervariasi untuk skala optik naik tetapi menegaskan kesiapan Lumentum. Pengumuman ini menegaskan kemajuan berkelanjutan dalam teknologi laser di tengah permintaan yang meningkat di telekomunikasi dan infrastruktur data.

Artikel Terkait

Elon Musk presenting Tesla's $2 billion investment check to xAI amid Cybertrucks and AI visuals, for news article.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla invests $2 billion in Elon Musk's xAI

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla has disclosed a $2 billion investment in Elon Musk's AI company xAI, part of its Series E funding round, despite ongoing shareholder lawsuits and a rejected nonbinding vote. The move aims to foster AI collaborations under Tesla's Master Plan Part IV. The investment, made on market terms, is expected to close in the first quarter of 2026.

Coherent Corp. executives presented at the Morgan Stanley Technology, Media & Telecom Conference on March 3, 2026, highlighting a new agreement with NVIDIA. The partnership focuses on photonics and optics for data center innovations. CEO James Anderson described NVIDIA as a long-standing customer and partner.

Dilaporkan oleh AI

Robert Thomas, IBM's Senior Vice President of Software and Chief Commercial Officer, presented at the Morgan Stanley Technology, Media & Telecom Conference on March 3, 2026. The session focused on IBM's key growth drivers following strong performance in software segments. Discussion highlighted the company's strategic shifts since 2020.

Life360, Inc. executives presented at the Morgan Stanley Technology, Media & Telecom Conference on March 4, 2026. CEO Lauren Antonoff and CFO Russell Burke addressed fourth-quarter results and user growth projections. The session focused on monthly active user trends and seasonality factors.

Dilaporkan oleh AI

Intel CEO Lip-Bu Tan announced that the company will work closely with Elon Musk to support the Terafab project. The initiative involves a joint chip development and fabrication effort by SpaceX and Tesla. A photo shows the executives shaking hands last weekend.

Lucid Group executives presented at the Bank of America Global Automotive Summit on March 17, 2026. Interim CEO Marc Winterhoff and CFO Taoufiq Boussaid discussed recent Investor Day updates. They emphasized a transition from heavy investments ending in 2026.

Dilaporkan oleh AI

Beijing has reportedly greenlit the sale of hundreds of thousands of Nvidia's H200 AI chips to Chinese companies, marking a key win after prolonged US export restrictions. This decision reflects a notable evolution in American technology policy toward China. Meanwhile, Nvidia CEO Jensen Huang has been enjoying casual outings in the country.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak