Jonah Michael Poole, seorang pemuda berusia 19 tahun dari Maryland, mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat pertama atas kematian mantan bosnya, Edward Koza. Poole dan pacarnya, Kylee Alyssa Dakes, diduga mengikat Koza dan membakar mobilnya di tempat kerjanya. Insiden tersebut terjadi di Tropic Bay Water Gardens di Davidsonville.
Pada hari Rabu, Jonah Michael Poole, 19 tahun, mengajukan pengakuan bersalah atas dakwaan pembunuhan tingkat pertama terkait pembunuhan Edward Koza, 67 tahun. Poole telah dijadwalkan untuk diadili pada bulan Juni bersama dengan pacarnya, Kylee Alyssa Dakes, 19 tahun, yang menghadapi dakwaan yang sama tetapi telah mengaku tidak bersalah dan tetap ditahan di Penjara Anne Arundel County. Dakes akan hadir di pengadilan pada 28 April, sementara Poole akan dijatuhi hukuman pada 26 Juni. Polisi meyakini bahwa motivasinya adalah perampokan, karena Poole pernah bekerja di toko Koza selama beberapa akhir pekan pada tahun sebelumnya. Serangan itu terjadi pada 24 Mei 2025, sekitar pukul 17.30 di Tropic Bay Water Gardens di Davidsonville, Maryland. Menurut pengaduan kriminal, Poole dan Dakes menyergap Koza di tempat usahanya, mengikatnya dengan lakban di mulutnya, dan memaksanya masuk ke dalam mobilnya sendiri. Rekaman CCTV dari pom bensin terdekat menangkap Poole yang mengemudikan mobil tersebut, mengenakan topi dan kemeja flanel Bass Pro Shops. Dakes terlihat membeli wadah bensin dengan dua lembar uang lima dolar. Mereka kembali ke tempat parkir toko, memarkir mobil, dan membakarnya dengan Koza yang masih berada di dalamnya. Petugas pemadam kebakaran menanggapi kobaran api malam itu, memadamkannya untuk menemukan tubuh Koza yang terikat. Para penyelidik menemukan wadah bensin yang meleleh dan topi Bass Pro Shops yang dibuang di dekatnya, yang mengindikasikan adanya pembakaran.