Warga negara Meksiko melarikan diri setelah menabrak agen ICE di Vermont

Seorang warga negara Meksiko berusia 24 tahun masih buron setelah mengemudikan kendaraannya menabrak mobil petugas ICE saat upaya penangkapan di Burlington, Vermont, pada 11 Maret 2026. Departemen Keamanan Dalam Negeri menggambarkan insiden tersebut sebagai bagian dari tren serangan kendaraan terhadap agen federal. Polisi setempat menjelaskan bahwa mereka tidak membantu penegakan imigrasi.

Pada 11 Maret 2026, agen Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) di Burlington, Vermont, melakukan pemberhentian lalu lintas terarah untuk menangkap Deyvi Daniel Corona-Sanchez, seorang berusia 24 tahun dari Meksiko. Menurut Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), Corona-Sanchez mengemudikan kendaraannya menabrak mobil petugas dan kemudian melarikan diri berjalan kaki ke sebuah kediaman terdekat, di mana ia masih buron. Ia telah dideportasi dari Amerika Serikat pada 2022 setelah hukuman pada 2021 atas pengemudian dalam keadaan mabuk dan masuk secara ilegal, ujar DHS. Pelaksana Wakil Sekretaris Bantu Lauren Bis mengatakan, “Selama upaya penangkapan, Corona-Sanchez memanfaatkan kendaraannya sebagai senjata dan menabrak petugas penegak hukum ICE kami. Ia melarikan diri berjalan kaki ke sebuah kediaman terdekat dan masih buron.” Ia mendesak masyarakat untuk melaporkan penampakan kepada ICE di (866) 347-2423, sambil menambahkan, “Ini hanya yang terbaru dalam tren mengganggu serangan kendaraan.” Setelah insiden, agen federal menggeledah sebuah rumah yang diduga tempat persembunyiannya, yang memicu protes anti-ICE. Departemen Kepolisian Middlebury mengeluarkan pernyataan yang menjauhkan diri: “Departemen Kepolisian Middlebury tidak menyelidiki status kewarganegaraan atau imigrasi Corona-Sanchez, karena hal itu dilarang oleh Kebijakan Polisi Adil dan Tidak Berpihak Vermont.” Vermont memiliki undang-undang yang membatasi kerjasama lokal dengan penegakan imigrasi federal, dan disebut sebagai negara bagian suaka. DHS melaporkan setidaknya 182 kasus penabrakkan kendaraan yang menargetkan agen ICE dan Bea Cukai serta Perlindungan Perbatasan sejak Presiden Donald Trump menjabat.

Artikel Terkait

ICE agents standing by a stopped vehicle on a highway at dusk with caution tape and lights, illustrating the pause in traffic stops after shootings.
Gambar dihasilkan oleh AI

ICE hentikan sebagian besar pemeriksaan lalu lintas setelah penembakan fatal

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Immigration and Customs Enforcement (ICE) Amerika Serikat telah menghentikan sebagian besar pemeriksaan kendaraan yang tidak mendesak secara nasional menyusul dua insiden penembakan mematikan oleh agen mereka dalam waktu kurang dari seminggu.

Witnesses say Lorenzo Salgado Araujo was shot without the ICE agent facing any threat during a July 7 operation in Houston. Representative Sylvia García confirmed Salgado was not the target.

Dilaporkan oleh AI

Seorang agen imigrasi federal menembak hingga tewas seorang pria asal Kolombia berusia 26 tahun di Biddeford, Maine, pada Senin pagi. Insiden tersebut terjadi selama pemeriksaan kendaraan setelah para agen melakukan pengintaian di sebuah alamat yang terkait dengan seorang imigran ilegal yang memiliki perintah deportasi.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak