CEO Microsoft Satya Nadella mendapat kenaikan gaji rekor di tengah pemotongan pekerjaan

CEO Microsoft Satya Nadella telah menerima kenaikan gaji rekor, mencerminkan kesuksesan perusahaan yang didorong AI. Namun, pemotongan pekerjaan mendalam yang sedang berlangsung dan pengembalian investasi AI yang tidak pasti menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan jangka panjang. Perkembangan ini menyoroti ketegangan antara kompensasi eksekutif dan pengurangan tenaga kerja.

Satya Nadella, CEO Microsoft, telah diberikan kenaikan gaji besar, yang digambarkan sebagai peningkatan rekor. Peningkatan kompensasi ini menekankan pencapaian perusahaan di bidang AI, yang telah mendorong kesuksesan signifikan bagi raksasa teknologi tersebut.

Meskipun demikian, Microsoft terus menerapkan pemotongan pekerjaan mendalam, yang memengaruhi tenaga kerjanya di tengah langkah-langkah penghematan biaya yang lebih luas. Judul laporan mencatat bahwa pemotongan ini berlanjut bahkan saat gaji Nadella tumbuh secara substansial.

Kenaikan gaji ini memicu kekhawatiran tentang apakah fokus Microsoft yang semakin intens pada AI akan cukup untuk mempertahankan kesehatan keuangan dan 'membayar tagihan'. Pengembalian yang tidak pasti dari inisiatif AI menambah pertanyaan tentang kelayakan strategi, menyeimbangkan keuntungan inovasi terhadap tantangan operasional seperti pemecatan.

Situasi ini mencerminkan dinamika umum di sektor teknologi, di mana imbalan eksekutif selaras dengan prioritas strategis, namun dampak pada karyawan dan profitabilitas masa depan tetap di bawah pengawasan.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak