Microsoft telah memperkenalkan CPU berbasis Arm generasi berikutnya, Cobalt 200, yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan Azure di pasar silikon kustom. Chip ini menjanjikan peningkatan performa untuk beban kerja global. Chip ini mengintegrasikan Arm Confidential Compute Architecture untuk memastikan isolasi memori.
Pengumuman Microsoft tentang chip Cobalt 200 menandai langkah penting dalam dorongannya untuk pengembangan silikon kustom untuk komputasi awan. Prosesor berbasis Arm ini bertujuan memberikan daya lebih besar untuk layanan Azure, menargetkan efisiensi di berbagai beban kerja internasional.
Cobalt 200 memanfaatkan Arm Confidential Compute Architecture, fitur yang menyediakan isolasi memori aman untuk melindungi pemrosesan data. Teknologi ini dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing Azure dalam menangani berbagai kebutuhan komputasi.
Sebagai bagian dari strategi Microsoft yang lebih luas, chip ini memasuki bidang yang berkembang di mana raksasa teknologi mengembangkan perangkat keras yang disesuaikan untuk mengoptimalkan performa awan. Peluncuran ini menyoroti inovasi berkelanjutan dalam desain prosesor untuk lingkungan awan yang skalabel.
Detail tentang metrik performa yang tepat atau jadwal rilis masih terbatas dalam pengungkapan awal. Fokus pada arsitektur Arm sejalan dengan tren industri menuju solusi komputasi yang hemat energi.