Para model adopsi gaya musim semi di Paris Fashion Week musim gugur 2026

Di Paris Fashion Week untuk musim gugur 2026, tampilan santai para model menandakan datangnya musim semi meskipun ada ramalan musim dingin sebelumnya. Mereka menukar mantel tebal dengan lapisan lebih ringan serta menyukai kaos grafis dan sepatu ballet flats. Gaya ini menjadi inspirasi untuk lemari pakaian transisi.

Meskipun Punxsutawney Phil menyatakan enam minggu lagi musim dingin pada Februari, tanda-tanda musim semi telah muncul di Paris selama Fashion Week. Peserta sering berpakaian mencolok tanpa mempedulikan suhu, tetapi tampilan santai para model memberikan panduan praktis untuk berpakaian saat cuaca mulai menghangat. Dingin tampak mereda, dengan para model meninggalkan mantel tebal demi pilihan lebih ringan seperti kardigan, bomber, dan blazer. Itu belum cukup hangat untuk tank top, jadi layering tetap menjadi kunci. Teknik populer di Paris melibatkan pemakaian kemeja kancing di atas kaos. Kaos T grafis juga menonjol, menambah ketertarikan visual melalui slogan atau gambar berani. Untuk alas kaki, ballet flats telah kembali, menggantikan sepatu bot salju. Beberapa model memilih Repetto flats kulit paten merah ceri, favorit orang Prancis, sementara yang lain memilih tabis yang lebih avant-garde. Tren pakaian luar menuju potongan transisi: jaket bomber yang tidak dikancingkan, jaket denim, dan mantel feminin, menjauh dari puffer jacket. Inspirasi spesifik untuk kemeja kancing mencakup Comme Si striped shirt, Miu Miu poplin shirt, dan Toteme oversized shirt. Opsi grafis menampilkan Frame's collaboration with The Society Archive vintage print shirt, Mother's x Merci The Lil' Goodie Ringer shirt, serta Chloé's baby fit logo T-shirt. Ballet flats dari Alex Mill x Porselli, Khaite's Jane flats, Aeyde's Betty ballet flats, dan Alaïa's Criss Cross ballet flats terlihat dipakai. Jaket mencakup Toteme's Chiltern cropped jacket, Loewe's scarf and hooded jackets, serta Slvrlake's Casey denim jacket. Ensemble santai ini dari Paris Fashion Week musim gugur 2026 menawarkan ide untuk lemari pakaian musim semi, dengan menekankan layering serbaguna dan detail playful.

Artikel Terkait

Gaya jalanan Paris Fashion Week menampilkan perpaduan potongan musim semi yang diidamkan dan dasar-dasar lemari pakaian yang elegan. Peserta memadukan tampilan Paris yang sederhana dengan warna-warna cerah dan tekstur, terinspirasi dari merek seperti Chanel dan Celine. Acara tersebut menyoroti biru kobalt, ungu kerajaan, dan bentrokan pola sebagai tren utama.

Dilaporkan oleh AI

Gaya jalanan di koleksi pekan mode musim gugur 2026 terinspirasi dari dunia nyata, kontras dengan fantasi runway musim semi sebelumnya. Pengaruh mencakup gaya Carolyn Bessette-Kennedy dan desain Celine karya Michael Rider. Pengamat mencatat tren seperti tekstur shaggy, motif macan tutul, serta aksesori khusus di pertunjukan New York dan Paris.

Para editor Vogue telah membagikan prakiraan mereka untuk gaya musim panas 2026, menyoroti segala hal mulai dari alas kaki yang tidak biasa hingga kain transparan dan elemen sporty.

Dilaporkan oleh AI

Para editor fesyen menyoroti trench coat cropped sebagai tren kunci untuk musim semi 2026, menawarkan alternatif lebih pendek dari gaya panjang klasik. Siluet ini, yang jatuh di pinggang atau pinggul tinggi, menambahkan polesan dan fleksibilitas pada outfit sehari-hari. Merek dari runway hingga high street merangkul perubahan ini untuk cuaca transisi.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak