Sebuah artikel Vogue mengeksplorasi tantangan emosional saat menerima pakaian yang tidak diinginkan dari ibu menjelang Hari Ibu.
Artikel tersebut menyoroti bagaimana pakaian warisan sering kali hanya tersimpan tidak terpakai di lemari, sehingga menciptakan tumpukan barang sekaligus perasaan bersalah. Psikolog Carolyn Mair menjelaskan bahwa barang-barang tersebut melambangkan kesinambungan antar generasi, yang membuat penolakan menjadi sesuatu yang bermuatan emosional. Penulis Plum Sykes berbagi anekdot pribadi tentang putrinya yang menolak gaun Nina Ricci karena dianggap terlalu bergaya Y2K, namun justru menerima jaket Emilia Wickstead berusia 15 tahun. Saran yang diberikan menekankan pentingnya menetapkan batasan secara halus, dengan membedakan antara kenang-kenangan sentimental dan barang yang memang sudah tidak terpakai, guna menjaga hubungan keluarga tanpa harus menumpuk barang yang tidak diinginkan.