Musk menginstruksikan karyawan Tesla untuk beralih ke Grok

Elon Musk menginstruksikan staf Tesla untuk menggunakan Grok 4.5 untuk pekerjaan jika memungkinkan. Arahan ini muncul beberapa hari setelah perusahaan memberlakukan batas pengeluaran mingguan sebesar $200 untuk perangkat AI pesaing.

Musk mengirimkan memo tersebut kepada karyawan pada hari Jumat. Memo itu menyoroti biaya token Grok 4.5 yang lebih rendah dibandingkan dengan model dari Anthropic, OpenAI, dan Google.

Batas untuk perangkat pihak ketiga mengecualikan Grok, yang dikembangkan oleh xAI. Musk telah menggabungkan xAI ke dalam SpaceX.

Grok 4.5 dirilis pada hari Rabu. Pada tolak ukur publik, model ini berada di bawah beberapa model pesaing, sebuah kesenjangan yang diakui Musk dalam sebuah unggahan di X.

Para insinyur Tesla telah menguji model tersebut secara internal selama berbulan-bulan. Beberapa anggota staf tetap lebih memilih Claude untuk tugas sehari-hari meskipun ada panduan baru tersebut.

Artikel Terkait

Elon Musk giving voice commands to Tesla's FSD system powered by Grok inside a modern car.
Gambar dihasilkan oleh AI

Elon Musk says Tesla FSD will accept verbal orders in three months

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla CEO Elon Musk announced that Full Self-Driving software will soon accept conversational voice commands through Grok. The update is scheduled to arrive in about three months.

Elon Musk announced that Grok 4.5 has entered private beta testing at SpaceX and Tesla. The model is based on a 1.5T V9 foundation model with added Cursor data.

Dilaporkan oleh AI

Tesla will limit employee spending on artificial intelligence tools to $200 per week starting July 6. The policy change comes after some engineers used thousands of dollars in tokens each week. The cap excludes beta versions of xAI products.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak