Seorang warga Brooklyn menghadapi dakwaan federal setelah diduga mengirimkan ancaman pembunuhan kepada Presiden Donald Trump melalui situs web Gedung Putih.
Justin Christopher Moore, 53 tahun, dituduh mengirimkan beberapa pesan pada tanggal 24 Mei yang berisi rencana untuk membunuh presiden di kampanye berikutnya. Jaksa penuntut menyatakan bahwa Moore menulis bahwa ia akan menembak otak Trump dan menambahkan bahwa presiden perlu disingkirkan karena sikapnya mengenai subsidi bagi para tunawisma.