Satu tewas dan tiga terluka dalam penembakan di hotel Churu

Seorang pemilik hotel berusia 35 tahun tewas dan tiga orang lainnya terluka ketika pria bersenjata menembaki sebuah hotel di Churu, Rajasthan, dini hari Senin. Polisi menduga serangan itu berasal dari persaingan bisnis minuman keras. Tiga tersangka telah ditahan saat penyelidikan berlanjut.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 12.30 dini hari di sebuah hotel di Jalan Sandwa, Churu, yang baru dibuka pada 23 Februari. Menurut Superintendent Polisi Churu Jai Yadav, tiga hingga empat pria bersenjata tak dikenal tiba dengan kendaraan, memasuki lokasi, dan menembaki secara membabi buta. Pemilik hotel, yang diidentifikasi sebagai Maniram Manda, tewas di tempat, sementara tiga orang lainnya—Bhikharam, Shravan, dan Prabhuram, semuanya warga Dadiba—mengalami luka-luka. Orang-orang yang terluka awalnya dibawa ke rumah sakit pemerintah di Sujangarh dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit SMS di Jaipur, di mana mereka masih dalam kondisi kritis. Yadav menyatakan bahwa penyelidikan awal mengarah pada persaingan masa lalu terkait perdagangan minuman keras. «Jenazah yang diidentifikasi sebagai Maniram Manda dan para penyerang telah lama terlibat dalam bisnis minuman keras. Kedua pihak mengajukan izin bar di lokasi yang sama sehingga menimbulkan perselisihan,» katanya. «Pada penyelidikan awal, terungkap adanya perselisihan terkait bisnis minuman keras. Ada persaingan yang sedang berlangsung dengan kelompok lain yang terkait dengan perdagangan tersebut.» Rekaman CCTV dari hotel, yang belum diverifikasi secara independen, menunjukkan tiga pria dengan wajah ditutupi kain putih memasuki dan menembaki pelanggan serta staf di konter. Seorang pelanggan mencoba membalas dengan melempar sebuah perkakas ke salah satu penembak tetapi gagal menghentikan mereka. Polisi telah menemukan selongsong peluru kosong di lokasi kejadian dan menyegel hotel tersebut. Mereka sedang memeriksa rekaman CCTV dari hotel dan area sekitarnya untuk mengidentifikasi para penyerang. «Kami juga telah menahan tiga tersangka pada siang hari dan sedang memeriksa mereka. Tindakan yang diperlukan akan diambil sesuai dengan itu,» tambah Yadav. Penempatan polisi yang kuat telah dilakukan di rumah sakit sebagai langkah pencegahan. Mantan Kepala Menteri Ashok Gehlot bereaksi terhadap insiden tersebut, mengkritik pemerintah BJP yang berkuasa. «Insiden ini telah mengguncang seluruh Rajasthan. Para pedagang sangat ketakutan. Pembunuhan dan baku tembak seperti ini telah menjadi pemandangan umum di negara bagian tersebut. CM harus lebih fokus pada situasi hukum dan ketertiban,» katanya.

Artikel Terkait

Illustration of Delhi CM Rekha Gupta announcing compensation after the deadly hotel fire in Malviya Nagar.
Gambar dihasilkan oleh AI

Delhi Chief Minister announces compensation after deadly hotel fire

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

A fire at a bed-and-breakfast in Malviya Nagar killed 21 people on June 3. Chief Minister Rekha Gupta announced compensation the next day.

Armed men attacked the owner and an employee at Shrinath Hotel in Velhe, Pune, following a prior dispute. Police have detained two suspects and are searching for two others.

Dilaporkan oleh AI

Three members of a councillor's family were shot dead at a gym in Bulandshahr district, Uttar Pradesh, following a dispute during a birthday party. Police said the gym owner returned with a licensed pistol, opened fire, and fled after removing the CCTV DVR. Senior officers inspected the scene as teams hunt for the accused.

A retired Brigadier Mukesh Kumar Joshi was killed by a stray bullet during his morning walk in Dehradun's Rajpur area on Monday. The bullet came from a chase involving men in a car over a bar dispute the previous night. Police have arrested four suspects.

Dilaporkan oleh AI

A fire at the Flourish Stay bed and breakfast in Malviya Nagar killed 21 people on June 3, including foreign nationals from Africa and Bangladesh. The building owner was arrested hours later amid reports of safety violations.

Police in Chennai have arrested two men following a violent quarrel at a tea shop that left several people injured. The incident occurred on Friday night in the Secretariat Colony area.

Dilaporkan oleh AI

Natu Ala Parmar (52) was beaten to death in Ahmedabad over a family dispute linked to his son's marriage. Police have recovered CCTV footage of the assault and booked four suspects under BNS murder provisions. Several teams are searching for the accused across north Gujarat.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak