Paul Heyman mengungkapkan bahwa WWE awalnya berencana untuk memasangkannya dengan Chris Benoit pada tahun 2002 sebelum akhirnya menugaskannya untuk mendampingi Brock Lesnar. Pengungkapan ini disampaikan saat ia tampil di acara Insight with Chris Van Vliet. Heyman menjelaskan bagaimana perubahan tersebut terjadi tepat sebelum WrestleMania 18.
Paul Heyman menyatakan bahwa rencana telah disusun agar ia menjadi manajer Chris Benoit setelah Benoit kembali pasca-WrestleMania 18. Taz, yang kini berada di AEW, memberi tahu Heyman tentang potensi besar Brock Lesnar dan mendesak Heyman untuk turun tangan agar bakat tersebut tidak disia-siakan.
Heyman menghadap Vince McMahon untuk menyampaikan kekhawatirannya mengenai perkembangan Lesnar. McMahon kemudian mengarahkan Heyman untuk memproduseri pertandingan-pertandingan Lesnar, yang berujung pada kecocokan luar biasa di antara keduanya.
Satu malam sebelum WrestleMania 18, McMahon memberi tahu Heyman bahwa rencana menduetkannya dengan Benoit dibatalkan. Ia menugaskan Heyman untuk mendampingi Lesnar, sebuah peran yang dimulai sejak debut Lesnar di daftar pemain utama pada episode Raw tanggal 18 Maret 2002.
Dalam wawancara yang sama, Heyman juga membahas tugasnya saat ini di balik layar sebagai penghubung kreatif untuk para talenta.