PengoPay meluncurkan infrastruktur stablecoin untuk pembayaran global

PengoPay telah memperkenalkan platform baru yang dirancang untuk menyederhanakan dan mengamankan pembayaran stablecoin bagi freelancer dan bisnis di seluruh dunia. Layanan ini memungkinkan penerimaan $USDC dan $USDT, pembuatan situs pembayaran khusus, dan pembuatan invoice kripto. Model non-kustodialnya memastikan pengguna mempertahankan kendali penuh atas dana mereka.

Pada 28 Februari 2026, PengoPay mengumumkan peluncuran infrastruktur pembayaran stablecoin-nya, bertujuan mengatasi tantangan dalam transaksi lintas batas. Platform ini memungkinkan bisnis dan freelancer menerima pembayaran dalam stablecoin $USDC dan $USDT, menyederhanakan transfer internasional yang sering mengalami penundaan dan biaya tinggi dalam sistem perbankan tradisional.  nnDalam pernyataan resmi di X, PengoPay menggambarkan penawarannya: «PengoPay sekarang sudah live. Kami membangun infrastruktur pembayaran stablecoin yang lebih sederhana dan aman untuk bisnis di seluruh dunia. Dengan PengoPay, perusahaan dan freelancer dapat: • Menerima pembayaran $USDT / $USDC • Membuat situs pembayaran dan invoice kripto • Mempertahankan kendali penuh atas…»  nnArsitektur non-kustodial berarti pengguna mempertahankan kendali penuh atas dana mereka, mengurangi risiko yang terkait dengan kustodian pihak ketiga. Selain itu, PengoPay menyediakan alat untuk mengembangkan situs pembayaran khusus dan invoice kripto, menawarkan fleksibilitas dalam mengelola transfer.  nnFitur kunci adalah penyertaan off-ramp yang sesuai regulasi, memungkinkan bisnis mengonversi kepemilikan stablecoin menjadi mata uang fiat. Pendekatan ini membangun kepercayaan di antara regulator dan perusahaan, memastikan operasi tetap sah dan aman.  nnDengan fokus pada aksesibilitas global, PengoPay berupaya menyediakan opsi pembayaran yang lebih andal, murah, dan cepat. Peluncuran ini menyoroti upaya berkelanjutan untuk mengintegrasikan stablecoin ke dalam perdagangan arus utama, mengatasi inefisiensi dalam mekanisme keuangan konvensional dan mempromosikan adopsi yang lebih luas dalam keuangan digital.

Artikel Terkait

Illustration of Hong Kong awarding stablecoin licences to HSBC and Standard Chartered group, featuring executives, HKD stablecoin hologram, and city skyline.
Gambar dihasilkan oleh AI

Hong Kong awards stablecoin licences to HSBC and StanChart-led group

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Hong Kong has awarded its first stablecoin issuer licences to HSBC and a joint venture led by Standard Chartered, marking the city's latest step towards becoming a global digital asset hub. HSBC plans to launch its Hong Kong dollar stablecoin in the second half of this year, integrating it into its PayMe and mobile banking platforms.

Payments firm Stripe is exploring a potential acquisition of all or parts of PayPal, according to a Bloomberg report. The move comes as both companies expand into stablecoins and blockchain technology. PayPal's shares rose 7% following the news.

Dilaporkan oleh AI

MoonPay has introduced MoonPay Deposits, a new feature integrated into Telegram's self-custodial TON Wallet. This service enables users to fund their accounts using Bitcoin and other cryptocurrencies from various blockchains, with automatic handling of swaps, bridging, and conversions to TON or supported tokens. The launch aims to simplify entry into the TON ecosystem for over 100 million Telegram users.

On March 6, 2026, in Dubai, UAE, Ethereum-based crypto project Pepeto announced permanent revenue sharing for presale holders from exchange trading fees and added a former Binance executive to its strategic advisory board. This follows the presale surpassing $7.5 million last week and now exceeding $7.6 million amid market fears, signaling advanced launch preparations including zero-fee trading.

Dilaporkan oleh AI

As climate disasters intensify, traditional insurance payouts leave farmers waiting months for aid, exacerbating losses. Stablecoins offer a solution with rapid, borderless payments that could deliver funds in seconds via smartphones. Combined with smart contracts, this technology promises automatic and transparent compensation based on weather data.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak